Example 728x250

Resmi Dibuka, Pameran dan Pasar Rakyat MTQH XIX- FSQ Seruyan 2026 Jadi Etalase Syiar Islam dan Kebangkitan UMKM

MONITOR KALTENG, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan resmi membuka Pameran dan Pasar Rakyat dalam rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XIX serta Festival Seni Qasidah (FSQ) Tingkat Kabupaten Seruyan Tahun 2026 di Kecamatan Seruyan Hilir, Kamis (6/8/2026) sore.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari syiar Islam sekaligus wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui promosi produk unggulan UMKM lokal.

Pembukaan yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB dipimpin langsung Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda didampingi Wakil Bupati H. Supian.

Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi, Kajari Seruyan Andre, unsur DPRD Kabupaten Seruyan, Pabung Kodim 1015 Kapten Inf.Supriyono, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Seruyan, pejabat Polres Seruyan, Ketua Bhayangkari Cabang Seruyan beserta pengurus, jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, hingga peserta kafilah MTQH dan FSQ.

Prosesi pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Ibu Bupati Seruyan Welduline bersama Ketua Bhayangkari Cabang Seruyan Denintha Putri sebagai simbol dimulainya pameran dan pasar rakyat.

Setelah seremoni, rombongan Forkopimda meninjau satu per satu stan pameran yang menampilkan berbagai produk unggulan dari perangkat daerah, kecamatan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menegaskan, pameran dan pasar rakyat bukan sekadar pelengkap agenda MTQH dan FSQ, tetapi menjadi ruang strategis untuk memperkuat syiar Islam sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah.

“Pameran dan pasar rakyat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan MTQ dan Hadits XIX serta FSQ yang bertujuan untuk mendukung syiar Islam sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM lokal,” tegas Ahmad Selanorwanda.

Menurutnya, penyelenggaraan pameran diharapkan mampu membuka peluang promosi yang lebih luas bagi produk-produk lokal Seruyan sehingga memiliki daya saing dan mampu menembus pasar yang lebih besar.

Pemerintah Kabupaten Seruyan juga berharap momentum MTQH XIX dan FSQ Tahun 2026 tidak hanya melahirkan prestasi di bidang keagamaan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui geliat perdagangan dan sektor usaha kecil.

Dengan dibukanya pameran dan pasar rakyat tersebut, rangkaian MTQH XIX dan FSQ Kabupaten Seruyan 2026 semakin semarak. Ribuan pengunjung diperkirakan akan memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan perlombaan, menikmati beragam produk UMKM, serta memperkuat semangat kebersamaan dalam syiar Islam di Bumi Gawi Hatantiring.(*As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page