Example 728x250

Warga Mojang Baru Keluhkan Jalan Rusak, Soroti Dugaan Aktivitas Ilegal Logging di Sekitar Areal PT Sarpatim

MONITOR KALTENG, Desa Mojang Baru – Warga Desa Mojang Baru mengaku kecewa terhadap PT Sarpatim karena usulan perbaikan jalan yang telah disampaikan kepada pihak perusahaan hingga kini disebut belum mendapat tanggapan.Kamis /6/8/2026.

Menurut warga, jalan yang berada di seberang Desa Mojang Baru merupakan akses vital yang digunakan masyarakat untuk bekerja, menuju ladang, serta menghubungkan Desa Mojang Baru dengan Desa Rantau Panjang. Mereka berharap perusahaan segera melakukan perbaikan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan lancar.

Warga menilai, sebagai desa yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan, aspirasi mereka seharusnya mendapat perhatian. Terlebih, aktivitas produksi perusahaan disebut masih berlangsung di areal Desa Mojang Baru dan sejumlah alat berat terlihat berada tidak jauh dari simpang menuju desa tersebut.

Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, berinisial M, mengungkapkan kekecewaannya karena usulan masyarakat belum mendapat respons.

“Kami tidak banyak meminta. Kami hanya ingin jalan menuju kampung kami diperbaiki supaya masyarakat bisa beraktivitas dengan mudah. Yang kami rasakan, kepentingan masyarakat belum diperhatikan. Sementara itu, menurut yang kami lihat, diduga ada aktivitas ilegal logging yang merusak kawasan hutan dan masih beroperasi di sekitar areal perusahaan. Kondisi ini sangat merugikan masyarakat karena sumber daya alam di wilayah kami terus diambil oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan tim media di lapangan, aktivitas produksi PT Sarpatim tampak berada di kawasan Desa Mojang Baru. Selain itu, terdapat alat berat di sekitar simpang jalan menuju Desa Mojang Baru dan Desa Rantau Panjang.

Warga juga menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada pihak perusahaan, di antaranya apakah sebelum kegiatan produksi dilakukan telah dilaksanakan sosialisasi kepada masyarakat desa, bagaimana perusahaan menyikapi dugaan adanya aktivitas pihak lain di sekitar areal operasional, serta sejauh mana komitmen perusahaan dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait perbaikan infrastruktur desa.

Terkait dugaan aktivitas ilegal logging, informasi tersebut merupakan pengakuan dan keluhan warga yang disampaikan kepada tim media.

Sementara itu, foto-foto yang diperoleh tim media di lapangan memperlihatkan aktivitas produksi perusahaan serta keberadaan alat berat di sekitar lokasi yang dikeluhkan warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Sarpatim belum memberikan tanggapan atas keluhan masyarakat. Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan resmi dari perusahaan maupun instansi terkait apabila telah diperoleh.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page