MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran mengapresiasi pelaksanaan Seminar Nasional dan Dialog Publik yang diselenggarakan Gerakan Pemuda (GP) Ansor dengan mengusung tema “Ansor Masa Depan: Peluang dan Tantangan Ekonomi Rantai Pasok di Kalimantan Tengah”.
Menurut Gubernur, tema tersebut sejalan dengan arah pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat sistem rantai pasok guna meningkatkan daya saing produk lokal, membuka peluang investasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Saya berharap forum ini melahirkan gagasan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan Kalimantan Tengah,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo pada Seminar Nasional dan Dialog Publik yang dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus Wilayah dan Pengurus Cabang GP Ansor Provinsi Kalteng masa khidmat 2026–2029 di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (6/8/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur juga menyampaikan keyakinannya bahwa GP Ansor memiliki peran strategis dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menyoroti pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di Kalimantan Tengah.
Ia berharap Banser Pengendalian Pemadam Kebakaran (Balakar), sebagai salah satu satuan di bawah GP Ansor, dapat diaktifkan untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla melalui peningkatan kapasitas personel.
“Semoga nanti ada pelatihan intensif, Diklatsus pemadaman kebakaran yang siap 48 jam,” kata Addin. (red)













