Example 728x250

Hadiri Tablig Akbar di Kantan Muara, Bupati Pulang Pisau Ingatkan Warga Waspada Karhutla

Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Rifa'i, menghadiri Tablig Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Lapangan Sepak Bola Desa Kantan Muara, Kecamatan Pandih Batu, Minggu (6/9/2026).

MONITOR KALTENG, PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau, H Ahmad Rifa’i, menghadiri Tablig Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Lapangan Sepak Bola Desa Kantan Muara, Kecamatan Pandih Batu, Minggu (6/9/2026).

Tablig Akbar tersebut menghadirkan penceramah Ustad Sholeh Mahmoed Nasution atau yang lebih dikenal Ustad Solmed dan dihadiri ribuan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ahmad Rifa’i mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, tetapi momentum untuk memperkuat keimanan, mempererat ukhuwah Islamiyah serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita bersama-sama meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ahmad Rifa’i.

Selain menyampaikan pesan keagamaan, Bupati juga mengingatkan kepala desa dan jajaran pemerintah desa agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah musim kemarau.

Ahmad Rifa’i meminta para kepala desa aktif mengedukasi dan mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar.

“Kades diminta aktif mengingatkan warga agar tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Jika ada menemukan titik api sekecil apa pun, warga dan perangkat desa diminta segera melapor agar tidak cepat meluas,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesiapsiagaan di tingkat desa dinilai penting agar potensi kebakaran dapat segera diketahui dan ditangani sebelum meluas.

Pemerintah desa juga didorong tidak hanya menunggu terjadinya kebakaran, tetapi aktif melakukan langkah pencegahan dan membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya serta dampak karhutla.

Pesan tersebut disampaikan Bupati di tengah pelaksanaan kegiatan keagamaan yang diharapkan tidak hanya memperkuat nilai spiritual masyarakat, tetapi juga mendorong kepedulian terhadap lingkungan dan keselamatan bersama.

(Redaksi/Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page