Example 728x250

Aspirasi Warga Manggana, Sudarsono Minta Jaringan Listrik Segera Dituntaskan

Kondisi ini mendapat perhatian Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kotawaringin Timur-Seruyan, Sudarsono.

MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Tiang listrik PLN telah berdiri di Dukuh Manggana. Namun, hingga kini masyarakat setempat belum dapat menikmati aliran listrik karena jaringan kabel yang menghubungkan wilayah tersebut belum tersambung.

Kondisi ini mendapat perhatian Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) II Kotawaringin Timur-Seruyan, Sudarsono. Ia meminta PLN segera menyelesaikan pembangunan jaringan listrik dari Bahaur menuju Manggana agar masyarakat tidak perlu menunggu lebih lama.

“Tiangnya sudah ada, tetapi kabel jaringannya belum tersambung. Ini yang harus segera diselesaikan,” kata Sudarsono, Kamis (10/9/2026).

Menurut Sudarsono, jaringan listrik dari Pembuang Hulu menuju Bahaur saat ini sudah menyala. Karena itu, ia menilai penyambungan jaringan dari Bahaur hingga Manggana perlu segera dituntaskan.

“Dari Pembuang Hulu ke Bahaur sudah menyala. Tinggal Bahaur ke Manggana yang belum tersambung,” ujarnya.

Ia menegaskan, ketersediaan listrik bukan hanya berkaitan dengan penerangan rumah, tetapi juga menunjang berbagai aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan dan kebutuhan sehari-hari.

“Listrik ini kebutuhan dasar. Kalau sudah tersedia infrastrukturnya, jangan sampai masyarakat masih menunggu karena jaringan belum tersambung,” tegasnya.

Persoalan tersebut disampaikan masyarakat kepada Sudarsono saat dirinya melaksanakan kegiatan reses. Aspirasi itu selanjutnya akan diteruskan kepada pemerintah, khususnya Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kalteng, untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait.

“Kami akan sampaikan ke ESDM untuk dikoordinasikan dengan pihak terkait. Kami ingin tahu apa kendalanya dan bagaimana penyambungannya bisa dipercepat,” katanya.

Sudarsono berharap pemerintah bersama PLN dapat segera mencari solusi atas persoalan tersebut. Menurutnya, keberadaan tiang listrik yang telah terpasang seharusnya menjadi langkah awal untuk mempercepat masyarakat mendapatkan akses listrik.

“Harapan kami jangan sampai tiang sudah berdiri, tetapi masyarakat belum bisa menikmati listrik. Kalau jaringan sudah tersambung, tentu manfaatnya langsung dirasakan warga,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page