MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Fairid Naparin turun langsung menemui warga terdampak kebakaran di Komplek Mendawai, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, di tengah suasana Ramadan. Kehadiran orang nomor satu di Pemerintah Kota Palangka Raya itu menjadi bentuk kepedulian sekaligus komitmen pemerintah dalam memastikan para korban mendapat bantuan yang layak.
Dalam sambutannya, Fairid meminta masyarakat tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi di bulan suci. Ia menegaskan, pemerintah kota akan memastikan seluruh korban menerima bantuan sesuai tingkat kerusakan rumah masing-masing.
“Musibah ini adalah ujian. Di bulan Ramadan, semoga kita semua diberikan kesabaran dan kekuatan. Pemerintah kota akan memastikan seluruh korban menerima bantuan sesuai tingkat kerusakan rumah masing-masing, dan tidak boleh ada yang tertukar,” tegasnya.
Pemerintah Kota Palangka Raya, lanjut dia, segera melakukan verifikasi menyeluruh terhadap data korban agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran. Pada kesempatan tersebut, bantuan sembako dan santunan juga diserahkan secara simbolis kepada warga terdampak.
Suasana haru semakin terasa ketika azan magrib berkumandang. Di lokasi yang sama, warga yang beberapa hari sebelumnya berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api kini duduk bersama untuk berbuka puasa dalam suasana sederhana.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial Kota Palangka Raya, Riduan, melaporkan sebanyak 16 rumah terdampak kebakaran yang dihuni 23 kepala keluarga.
“Rinciannya, 10 rumah rusak berat, satu rusak sedang, dan lima rusak ringan,” jelasnya.
Pemerintah kota telah menyiapkan bantuan sebesar Rp12 juta untuk rumah rusak berat, Rp7,5 juta untuk rusak sedang, dan Rp5 juta untuk rusak ringan. Penyaluran bantuan saat ini masih bersifat simbolis sembari menunggu proses verifikasi lanjutan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Achmad Zaini, Sekretaris Daerah Kota Albert Toembak, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Jekan Raya, serta Lurah Palangka.
(Red)













