Example 728x250

Gubernur Agustiar Sabran Kunjungi SMAN 1 Balai Riam, Tekankan Pentingnya Pendidikan dan Karakter

MONITOR KALTENG, SUKAMARA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, mengunjungi SMAN 1 Balai Riam, Kabupaten Sukamara. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui sektor pendidikan berjalan dengan baik, Kamis (27/8/2026).

Kunjungan Gubernur dilakukan seusai meresmikan Jembatan Garuda Perintis di Desa Jihing, Kecamatan Balai Riam, pada hari yang sama.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, Danrem 102/Panju Panjung Brigjen TNI Wimoko, Bupati Sukamara Masduki, Ketua DPRD Kabupaten Sukamara Ahmad Darsoni, Dandim 1014/Pangkalan Bun Letkol Inf Makin, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Di hadapan para siswa SMAN 1 Balai Riam, Agustiar Sabran menegaskan pentingnya pendidikan sebagai salah satu kunci dalam memutus mata rantai kebodohan, pengangguran, dan kemiskinan.

Namun demikian, menurutnya, keberhasilan pendidikan juga harus didukung oleh kesungguhan dan kemauan dari para peserta didik dalam menuntut ilmu.

“Anak-anakku sekalian harus punya niat, punya kemauan, punya kesadaran, patuh kepada orang tua, dan mendengarkan guru,” ujar Agustiar Sabran.

Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter dan sikap yang baik. Para generasi muda diminta menjauhi penyalahgunaan narkoba serta menjaga toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut Gubernur, generasi muda yang memiliki karakter, disiplin, dan semangat kebersamaan akan menjadi modal penting dalam membangun Kalimantan Tengah di masa depan.

Selain itu, Agustiar menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan pendidikan dapat diakses tanpa memberatkan masyarakat, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

“Kami datang ke sini untuk memastikan jangan sampai ada pungutan sekolah, jangan sampai ada yang terbebani,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak para siswa untuk mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif dan bijak, terutama dalam menggunakan media sosial.

Ia mengingatkan generasi muda agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

“Bijak bermedia sosial dengan saring sebelum sharing,” ujar Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengajak para pelajar untuk ikut berperan dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dimulai dari lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin turut menjelaskan manfaat pembangunan Jembatan Garuda Perintis dalam membuka akses dan mengurangi keterisolasian wilayah, khususnya di daerah terpencil.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, kelancaran transportasi, serta akses masyarakat terhadap pendidikan dan berbagai pelayanan lainnya.

“Kami Kodam sudah membangun 1.006 jembatan dan September akan kita mulai lagi pembangunan-pembangunan ini. Bersama pemerintah daerah akan berkolaborasi, kita lihat lokasi-lokasi mana yang kira-kira bisa dibangun dan membantu perekonomian masyarakat, transportasi masyarakat, pendidikan, dan sebagainya,” ujarnya.

Pangdam juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar dengan tekun dan mempersiapkan diri dalam meraih cita-cita.

Menurutnya, setiap profesi memiliki nilai dan peran masing-masing. Karena itu, generasi muda perlu terus mengembangkan kemampuan serta memaksimalkan potensi yang dimiliki.

“Tetap semangat, tetap optimis, negara tetap hadir untuk semua masyarakat,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page