MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Arton S. Dohong, meminta pemerintah melakukan evaluasi dan pemeriksaan terhadap instalasi listrik pada gedung-gedung pemerintahan yang telah berusia tua. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kondisi jaringan listrik tetap aman sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran.
“Gedung ini kan sudah lama, jadi perlu ada perbaikan-perbaikan jaringan listrik. Mungkin kabelnya sudah tua,” kata Arton, Jumat.
Menurutnya, usia bangunan perlu menjadi salah satu perhatian dalam pengelolaan fasilitas perkantoran, termasuk kondisi jaringan kelistrikan yang telah digunakan selama bertahun-tahun. Instalasi listrik pada bangunan lama, kata dia, perlu diperiksa secara berkala dan diperbarui apabila kondisinya sudah tidak lagi memadai.
Arton menjelaskan, kebutuhan penggunaan listrik di lingkungan perkantoran saat ini telah mengalami peningkatan dibandingkan ketika sebagian gedung tersebut pertama kali dibangun. Bertambahnya berbagai perangkat elektronik membuat beban listrik yang harus ditanggung jaringan menjadi lebih besar.
“Dulu kapasitasnya kecil. Sekarang karena banyak peralatan yang menggunakan listrik, tentunya bebannya akan semakin besar,” ujarnya.
Karena itu, Arton mendorong pemerintah tidak hanya memperhatikan kondisi fisik bangunan, tetapi juga memastikan kapasitas dan kelayakan instalasi listrik sesuai dengan kebutuhan saat ini.
“Kita sarankan kepada pemerintah, gedung-gedung yang sudah tua agar segera dilakukan perbaikan instalasi listrik,” katanya.
Menurut Arton, pembaruan instalasi listrik diperlukan bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan daya, tetapi juga sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pegawai dan mencegah terjadinya kebakaran akibat gangguan pada jaringan kelistrikan.
Perhatian terhadap kondisi instalasi listrik gedung lama mencuat setelah gedung Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Kalteng mengalami kebakaran pada Rabu (12/8/2026) dini hari.
Kebakaran tersebut menghanguskan sejumlah ruangan di dalam gedung. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang. Karena itu, Arton menilai evaluasi terhadap instalasi listrik di gedung-gedung pemerintahan lainnya perlu dilakukan sebagai langkah pencegahan.
“Kita perlu melihat kondisi jaringan listrik pada bangunan-bangunan lama, sehingga kalau memang sudah tidak layak atau kapasitasnya tidak lagi sesuai, bisa segera diperbaiki,” ungkapnya.
Ia berharap pemeriksaan tersebut dapat dilakukan secara menyeluruh, sehingga potensi gangguan pada jaringan listrik dapat diketahui dan ditangani sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar. (red)













