Example 728x250

Pasar Ramadan Palangka Raya Resmi Dibuka, Wali Kota Tekankan Kebersihan dan Daya Tarik Stan

Wali Kota Fairid Naparin secara resmi membuka Pasar Ramadan yang dipusatkan di halaman Pasar Datah Manuah, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Kamis (19/2/2026) sore. Pembukaan ini menandai dimulainya aktivitas ekonomi musiman yang diharapkan mampu mendorong perputaran usaha mikro selama bulan suci.

MONITOR KALTENG,PALANGKA RAYA — Wali Kota Fairid Naparin secara resmi membuka Pasar Ramadan yang dipusatkan di halaman Pasar Datah Manuah, Jalan Yos Sudarso, Palangka Raya, Kamis (19/2/2026) sore. Pembukaan ini menandai dimulainya aktivitas ekonomi musiman yang diharapkan mampu mendorong perputaran usaha mikro selama bulan suci.

Dalam sambutannya, wali kota menekankan dua aspek utama yang harus menjadi perhatian pedagang dan pengunjung, yakni kebersihan lingkungan dan estetika stan. Ia menginstruksikan agar seluruh area pasar, khususnya di lokasi utama Datah Manuah, dijaga secara ketat dengan penambahan fasilitas tempat sampah di titik-titik strategis.

“Jika pasar bersih, pengunjung akan merasa nyaman dan betah berbelanja tanpa terganggu pemandangan sampah yang berserakan,” ujar Fairid.

Selain kebersihan, ia juga mengingatkan pentingnya perawatan stan agar tampilan kuliner tetap higienis dan menarik. Menurutnya, kualitas visual berperan besar dalam membangun kepercayaan konsumen. Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap tertib saat berburu takjil serta membuang sampah pada tempatnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, memaparkan bahwa Pasar Ramadan tahun ini tersebar di tujuh titik strategis yang dikelola pemerintah kota. Lokasi tersebut meliputi kawasan depan SMAN 1 Palangka Raya, Gedung Juang, Pasar Datah Manuah, Masjid Shalahudin UPR, Pasar Kahayan, Masjid Al Husna, serta Masjid Kubah Kecubung.

Khusus di Pasar Datah Manuah, pemerintah menyediakan 60 unit tenda lengkap dengan meja untuk pedagang. Samsul menyebut perputaran ekonomi selama Ramadan diproyeksikan mencapai sekitar Rp2,8 miliar, mengikuti tren positif pada tahun-tahun sebelumnya.

Pembukaan pasar turut dihadiri Wakil Wali Kota Achmad Zaini, jajaran kepala perangkat daerah, camat, lurah, serta perwakilan instansi vertikal. Pemerintah kota berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pusat transaksi ekonomi, tetapi juga ruang interaksi sosial masyarakat yang tertib, bersih, dan nyaman selama Ramadan.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page