MONITOR KALTENG, SERUYAN – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, kembali mendesak pemerintah pusat memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan perpanjangan landasan pacu (runway) Bandara Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah.
Menurut Harsandi, perpanjangan runway menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan kapasitas pelayanan penerbangan di Kabupaten Seruyan, terutama agar bandara tersebut dapat didarati pesawat dengan ukuran dan kapasitas lebih besar.
Pernyataan itu disampaikan Harsandi saat diwawancarai awak media seusai menghadiri acara pelepasan jenazah korban kecelakaan helikopter MI-17V5 di Bandara Kuala Pembuang, Sabtu (7/11/2026).
Ia mengungkapkan, usulan perpanjangan landasan pacu tersebut sebenarnya telah beberapa kali disampaikan Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, dalam berbagai rapat dan forum berskala nasional. Namun, menurutnya, kebutuhan tersebut masih memerlukan perhatian dan tindak lanjut pemerintah pusat.
“Kami dari DPRD bersama pemerintah daerah mengimbau pemerintah pusat agar memperhatikan kebutuhan perpanjangan runway Bandara Kuala Pembuang. Dengan landasan pacu yang lebih panjang, bandara kita diharapkan mampu didarati pesawat berskala lebih besar,” ujar Harsandi.
Ia menegaskan, keberadaan bandara dengan fasilitas yang memadai bukan sekadar menunjang mobilitas masyarakat dan pelayanan pemerintahan. Lebih dari itu, infrastruktur penerbangan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung penanganan kondisi darurat, termasuk bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Harsandi juga menyoroti posisi geografis Bandara Kuala Pembuang yang berdekatan dengan kawasan pesisir laut. Kondisi tersebut dinilainya menjadi potensi strategis bagi Seruyan, khususnya ketika sejumlah daerah lain mengalami gangguan penerbangan akibat kabut asap.
“Apalagi saat musim kabut asap seperti kemarin, bandara kita relatif aman dari dampak tersebut karena tempat kita dekat dengan pesisir laut,” katanya.
Karena itu, DPRD Seruyan berharap pemerintah pusat tidak mengabaikan kebutuhan pengembangan Bandara Kuala Pembuang. Perpanjangan runway dinilai perlu menjadi bagian dari prioritas pembangunan infrastruktur transportasi udara di daerah.
Tragedi kecelakaan helikopter MI-17V5 dalam misi pemadaman Karhutla di wilayah Seruyan semakin memperlihatkan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendukung operasi udara.
Dukungan infrastruktur penerbangan yang memadai diharapkan dapat memperkuat konektivitas sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan daerah menghadapi situasi darurat.
Harsandi berharap usulan yang berulang kali disampaikan pemerintah daerah tersebut mendapat respons konkret dari pemerintah pusat, sehingga pengembangan Bandara Kuala Pembuang tidak hanya menjadi wacana, tetapi dapat direalisasikan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Seruyan.(*As)













