Example 728x250

Truk Pengangkut Ekskavator Terguling di Jembatan Sei Pakon, Satu Orang Alami Patah Kaki

Sebuah truk tronton (longbed) yang mengangkut alat berat berupa ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan mengalami kecelakaan di jembatan Sei Somad, wilayah Serteng, Senin 13/4/2026.

MONITOR KALTENG, SERUYAN — Sebuah truk tronton (longbed) yang mengangkut alat berat berupa ekskavator milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Seruyan mengalami kecelakaan di jembatan Sei Somad, wilayah Serteng, Senin 13/4/2026.

Kendaraan tersebut dilaporkan terguling saat melintasi jembatan yang diduga mengalami kerusakan pada bagian bawah konstruksi. Akibat insiden itu, satu orang mengalami luka serius berupa patah tulang pada kaki. Korban diketahui merupakan operator ekskavator yang berada di lokasi saat kejadian.

Camatan Seruyan Tengah Inata Panderova, S.H., dalam keterangannya kepada awak media menjelaskan, kendaraan tersebut tengah menjalankan tugas distribusi program pembangunan jaringan listrik oleh PLN.

“Dalam rangka pendistribusian program PLN untuk pemasangan tiang listrik, pihak Dinas PUPR diperintahkan oleh Bupati Seruyan untuk memperbaiki seluruh ruas jalan dan jembatan, mulai dari Desa Penyumpa hingga Desa Mojang,” ujar Rova.

Ia menuturkan, kecelakaan terjadi saat rombongan melintasi jembatan Sei Somad yang ternyata mengalami kerusakan struktural di bagian bawah, sehingga tidak mampu menahan beban kendaraan berat.

“Jembatan mengalami kerusakan di bagian bawah, sehingga saat dilintasi kendaraan bermuatan ekskavator, terjadi kecelakaan hingga truk terguling,” katanya.

Korban yang mengalami patah tulang kaki telah dievakuasi dan dirujuk ke fasilitas kesehatan di Sampit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Pihak kecamatan bersama unsur terkait juga langsung bergerak cepat melakukan penanganan darurat di lokasi kejadian. Camat dan Sekretaris Camat, dibantu staf, turun langsung ke lapangan pada malam hari untuk memperbaiki kondisi jalan dan jembatan dengan membikin jalan darurat agar tetap dapat dilalui masyarakat.

“Perbaikan darurat dilakukan hingga sekitar pukul 22.00 WIB agar aktivitas masyarakat tidak terganggu,” ujarnya.

Sementara itu, proses evakuasi alat berat milik Dinas PUPR direncanakan dilakukan pada hari ini dengan menggunakan alat bantu dari pihak swasta.

“Rencana evakuasi akan menggunakan alat milik Rudi Halim,” tambahnya.

Meski sempat terjadi gangguan, kondisi jalan dan jembatan di lokasi kejadian kini dipastikan sudah kembali dapat digunakan oleh masyarakat.

“Untuk saat ini, insyaallah kondisi jalan dan jembatan sudah bisa digunakan kembali untuk aktivitas seperti biasa,” pungkas Camat Rova.

*As_MonitorKalteng.co.id.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page