Monitor Kalteng – Kuala Pembuang ll Seruyan // Pagi yang biasanya penuh semangat di halaman Mako Polres Seruyan, Senin (13/10/2025), berubah menjadi momen yang penuh keheningan dan keharuan.
Di bawah langit mendung yang seolah ikut berduka, jajaran Polres Seruyan melaksanakan Upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap salah satu perwiranya, berinisial ISN
Upacara dimulai pukul 07.45 WIB dan dipimpin langsung oleh Wakapolres Seruyan KOMPOL Hendry, S.E., mewakili Kapolres Seruyan AKBP Han’s Itta Papahit.
Barisan personel berdiri tegak dengan wajah serius, menyaksikan prosesi yang menjadi pengingat berat tentang arti disiplin, tanggung jawab, dan kehormatan sebagai anggota Polri.
Ketika nama ISN disebut, suasana mendadak hening. Beberapa personel tampak menundukkan kepala, sementara sebagian lain menatap lurus ke depan dengan mata berkaca-kaca.
Tidak ada tepuk tangan, tidak ada sorakan, hanya keheningan yang menyelimuti halaman markas Bhayangkara itu.
Dalam amanatnya, Kapolres Seruyan melalui Wakapolres menegaskan bahwa keputusan PTDH ini merupakan bentuk ketegasan institusi dalam menjaga marwah Polri dari pelanggaran yang mencoreng integritas.
“Kami semua merasa prihatin, namun aturan dan kehormatan institusi harus dijunjung tinggi. Jadikan momen ini sebagai pelajaran berharga agar kita semua semakin disiplin, jujur, dan bertanggung jawab dalam mengemban amanah,” tegas KOMPOL Hendry dengan suara mantap.
Upacara berlangsung singkat namun syarat makna. Bendera Merah Putih berkibar perlahan diiringi semilir angin pagi, seolah menjadi saksi bisu atas perjalanan panjang seorang Bhayangkara yang harus berakhir di titik yang tak diinginkan.
Kegiatan berakhir pukul 08.00 WIB dalam suasana tertib, aman, dan penuh keharuan. Meski berat, langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Polres Seruyan dalam menegakkan disiplin, menjaga kehormatan institusi, serta mengingatkan seluruh personel agar selalu berada di jalan yang benar.
(*As_Monitor Kalteng/Humas Polres seruyan)













