Pulang Pisau-Monitorkalteng.co.id/SPPG Petuk Liti di Kecamatan Kahayan Tengah, terus memperkuat standar layanan konsumsi dengan menempuh proses sertifikasi halal melalui,kabupaten pulang pisau kalimantan tengah,31/04/2026)
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya nyata memastikan setiap sajian yang diproduksi memenuhi prinsip halal sekaligus layak dan aman dikonsumsi.
Proses audit halal telah dilaksanakan pada 11 April 2026 dengan melibatkan tim auditor dari UIN Palangka Raya yang ditunjuk oleh BPJPH.
Pemeriksaan dilakukan secara komprehensif, mencakup penelusuran bahan baku, sistem penyimpanan, tahapan pengolahan, hingga standar kebersihan dan sanitasi dapur.
Upaya ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek kehalalan secara syariat, tetapi juga mengedepankan prinsip thayyiban—yakni makanan yang sehat, higienis, dan berkualitas.
Dengan demikian, sertifikasi halal menjadi instrumen penting dalam meningkatkan mutu,layanan sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi para penerima manfaat.”Ujarnya
Momentum pengajuan sertifikasi yang bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 turut memperkuat makna bahwa peningkatan kualitas layanan harus berjalan seiring dengan perlindungan dan profesionalisme tenaga kerja di sektor pengolahan makanan.
Pihak SPPG Petuk Liti menegaskan bahwa sertifikasi halal bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat. Mereka berkomitmen menjaga konsistensi standar produksi agar tetap sesuai dengan ketentuan halal dan prinsip kesehatan pangan.
Dukungan penuh juga datang dari pemerintah daerah yang menilai langkah ini sebagai bagian dari penguatan ekosistem halal di Kalimantan Tengah.
Sertifikasi halal diharapkan mampu mendorong kepercayaan publik, sekaligus menjadi role model bagi unit layanan publik maupun pelaku usaha lainnya.
Ke depan, SPPG Petuk Liti diharapkan tidak hanya menjadi penyedia layanan konsumsi, tetapi juga pelopor dalam penerapan standar pangan halal, aman, dan berkualitas di daerah, demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera.”Tutupnya
Pewarta:Saprudin













