Example 728x250

Pelatihan APAR Digelar di SPPG Petuk Liti, Relawan Makin Siap Hadapi Risiko Kebakaran

Para relawan SPPG Petuk Liti menyambut antusias kegiatan tersebut.

Pulang Pisau-Monitorkalteng.co.id/Komitmen dalam memperkuat keselamatan kerja terus ditunjukkan oleh SPPG Petuk Liti, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.”31/04/2026)

Hal ini diwujudkan melalui pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi para relawan yang digelar pada 22 April 2026.

Kegiatan tersebut menghadirkan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pulang Pisau sebagai narasumber utama.

Pelatihan ini difokuskan untuk meningkatkan kemampuan relawan dalam mengantisipasi dan menangani potensi kebakaran, khususnya di area dapur yang memiliki risiko tinggi terhadap sumber api.

Dalam pelatihan, peserta dibekali tidak hanya teori, tetapi juga praktik langsung penggunaan APAR.Petugas Damkar memberikan pemahaman menyeluruh mulai dari klasifikasi jenis kebakaran,teknik penanganan awal,hingga cara penggunaan alat pemadam yang benar dan aman sesuai standar.”Ujarnya

Tim pelatih dari Damkar menegaskan bahwa kesiapsiagaan merupakan hal krusial dalam menghadapi situasi darurat.Kebakaran bisa terjadi sewaktu-waktu, sehingga keterampilan dasar seperti penggunaan APAR menjadi hal penting yang wajib dimiliki, terutama bagi relawan yang bekerja di lingkungan dengan potensi bahaya kebakaran.

Para relawan SPPG Petuk Liti menyambut antusias kegiatan tersebut. Mereka menilai pelatihan ini sangat bermanfaat dalam menambah pengetahuan sekaligus meningkatkan rasa percaya diri ketika menghadapi kondisi darurat di lapangan.

Upaya ini juga sejalan dengan dorongan penerapan standar keselamatan kerja secara nasional, termasuk di sektor pelayanan masyarakat. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi langkah strategis dalam menekan risiko kecelakaan kerja maupun potensi bencana.

Melalui kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran, SPPG Petuk Liti menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tanggap, dan berorientasi pada keselamatan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai unit pelayanan lainnya dalam membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan.”Tutupnya

 

Pewarta:Saprudin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page