Example 728x250

Akses Jalan Bereng Bengkel Masih Terkendala, Warga Apresiasi Upaya Perbaikan Pemerintah

Camat Sabangau: Teguh Margiono dan Mantir Kecamatan: Sabangau: Karyanto.

MONITOR KALTENG, Palangka Raya, 1 Mei 2026 — Akses jalan darat menuju Kelurahan Bereng Bengkel, Kecamatan Sebangau, hingga kini masih belum sepenuhnya optimal. Sebagian warga masih bergantung pada jasa ferry penyeberangan untuk menuju pusat Kota Palangka Raya, terutama saat kondisi air pasang dan cuaca ekstrem.

Kondisi ini dikeluhkan masyarakat karena dinilai menghambat mobilitas serta menambah beban biaya transportasi harian.

“Sudah lebih dari 15 tahun kami menggunakan ferry. Kalau air naik, jalan tidak bisa dilalui. Biaya bertambah dan waktu tempuh jadi lebih lama,” ujar salah seorang warga, Jumat (1/5/2026).

Meski demikian, warga juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah mereka. Tokoh masyarakat Bereng Bengkel, Karyanto, menyebut bahwa upaya penimbunan jalan yang telah dilakukan cukup membantu masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Palangka Raya karena pembangunan jalan di wilayah kami mulai diperhatikan. Dulu, saat banjir, kami hampir setiap tahun bergantung pada ferry dengan biaya Rp15 ribu sampai Rp25 ribu sekali jalan, bahkan bisa mencapai Rp50 ribu pulang-pergi,” ungkapnya.

Menurutnya, setelah adanya perbaikan berupa penimbunan jalan, masyarakat mulai merasakan dampak positif, terutama bagi pelajar, tenaga pengajar, serta pegawai kelurahan yang beraktivitas setiap hari.

“Sekarang sudah sangat membantu, terutama bagi anak sekolah, guru, dan pegawai. Beban biaya jadi lebih ringan dibanding sebelumnya,” tambah Karyanto.

Sementara itu, Camat Sebangau, Teguh Margiono, menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan akses infrastruktur di wilayah tersebut secara bertahap, menyesuaikan dengan kondisi geografis dan anggaran yang tersedia.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palangka Raya mengungkapkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2 miliar untuk penanganan akses jalan di Bereng Bengkel.

“Pekerjaan akan disesuaikan dengan kondisi muka air. Dengan keterbatasan anggaran, kami berharap penanganan ini dapat dilakukan secara bertahap untuk mengurangi beban masyarakat,” jelasnya saat dihubungi melalui WhatsApp, Jumat (1/5/2026).

Warga berharap pembangunan jalan penghubung tersebut dapat segera direalisasikan secara menyeluruh agar mereka tidak lagi mengalami keterisolasian, terutama dalam mengakses layanan kesehatan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi.

Pemerintah Kota Palangka Raya pun kini dihadapkan pada tantangan untuk memastikan pembangunan yang merata, tidak hanya terfokus di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah pinggiran seperti Bereng Bengkel.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page