Example 728x250

Jadi Korban Mafia Tanah, Politisi PSI Harapkan Penegakan Hukum Timbulkan Efek Jera

MONITOR KALTENG – PALANGKA RAYA – Praktik mafia tanah kembali mencuat di Kota Palangka Raya. Kali ini, Eldoniel Mahar, seorang politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI), yang menanggapi hal ini karena pernah menjadi korban dalam kasus penggelapan sertifikat tanah miliknya.

peristiwa tersebut dilaporkan Eldoniel ke Polda Kalimantan Tengah, setelah mengetahui Sertifikat Hak Milik (SHM) atas tanah miliknya dijadikan agunan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di salah satu bank tanpa seizin dirinya.

Diduga, aksi ini dilakukan oleh seorang rekan kerja berinisial YCG, yang selama ini dipercaya Eldoniel untuk mengembangkan proyek perumahan di atas lahan miliknya.

“Kasus ini sudah kami laporkan dan kini telah ditangani Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah. Saya ingin pelaku bertanggung jawab secara hukum atas perbuatannya,” ujar Eldoniel saat ditemui di kediamannya baru-baru ini.

Eldoniel menegaskan, jika dalam proses penyelidikan muncul pihak-pihak lain yang ikut terlibat, hal tersebut merupakan konsekuensi hukum yang harus diterima. Ia juga mendorong agar aparat penegak hukum bertindak tegas dan transparan dalam menangani perkara ini.

“Kita harus hentikan praktik mafia tanah. Proses hukum yang tegas akan memberi efek jera dan meminimalkan konflik kepemilikan tanah di kota ini,” tegasnya.

Sebagai langkah pencegahan, Eldoniel juga mendesak Pemerintah Kota Palangka Raya untuk membentuk posko terpadu yang melibatkan berbagai instansi, guna memberikan edukasi serta menampung aduan masyarakat terkait permasalahan pertanahan.

“Posko ini penting sebagai pusat informasi dan penyuluhan hukum agar warga tidak menjadi korban. Penanganan awal yang cepat bisa mencegah konflik kepemilikan tanah di kemudian hari,” pungkasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page