MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar Upacara Bendera Gabungan TNI, Polri, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya, Rabu (17/6/2026).
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin selaku inspektur upacara dan dihadiri Wakil Wali Kota Palangka Raya, Ketua DPRD Kota Palangka Raya, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, serta ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Dalam amanatnya, Fairid menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-69 Kota Palangka Raya tahun 2026 mengusung tema “Palangka Raya Kota Kolaborasi”.
Menurutnya, tema tersebut menggambarkan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat kerja sama seluruh elemen dalam mewujudkan pembangunan kota yang produktif, kreatif, berbudaya, maju, dan KEREN.
“Tema ini merupakan implementasi dari semangat kolaborasi yang memprioritaskan kemajuan kota dan pemerintahan dalam menciptakan pembangunan yang produktif, kreatif, berbudaya, maju, dan KEREN,” ujar Fairid.
Ia menjelaskan, perjalanan Pemerintah Kota Palangka Raya tidak terlepas dari sejarah pembentukan Kota Palangka Raya sebagai daerah otonom berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1965 tentang Pembentukan Kotapraja Palangka Raya.
Tanggal 17 Juni 1965 menjadi tonggak sejarah setelah dilaksanakan Upacara Peresmian Kotapraja Otonom Palangka Raya di Lapangan Bukit Ngalangkang yang kemudian diperingati sebagai Hari Jadi Pemerintah Kota Palangka Raya.
Pada momentum tersebut, Fairid mengajak seluruh masyarakat menjadikan hari jadi sebagai semangat perubahan untuk membangun pemerintahan dan masyarakat yang semakin maju, rukun, serta sejahtera.
Ia juga menyampaikan sejumlah capaian strategis Pemerintah Kota Palangka Raya sepanjang 2025 hingga 2026. Di antaranya, keberhasilan meraih peringkat pertama Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) Monitoring Center for Prevention (MCP) se-Kalimantan Tengah, layanan Call Center 112 terbaik tingkat nasional tahun 2025, serta masuk dalam 10 besar nasional Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025.
Selain itu, Pemerintah Kota Palangka Raya berhasil mempertahankan berbagai capaian lainnya, seperti predikat BB pada evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), penghargaan Zona Integritas DPMPTSP, serta predikat Informatif dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik selama lima tahun berturut-turut.
Kota Palangka Raya juga mencatat capaian positif melalui hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Tahun 2025 oleh Kementerian Dalam Negeri, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut pada 2026, serta berbagai penghargaan bidang penanggulangan kemiskinan, penurunan stunting, pengurangan pengangguran, dan creative financing.
“Jadikan capaian prestasi ini sebagai cambuk untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi Kota Palangka Raya,” tegas Fairid.
Dalam kesempatan tersebut, Fairid juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS). Menurutnya, data yang diperoleh melalui sensus akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia meminta seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku usaha, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta ASN untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang akurat kepada petugas sensus.
Khusus kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, Fairid mengingatkan agar menjadi contoh dengan memastikan pengisian data dilakukan sesuai kondisi sebenarnya.
Menutup amanatnya, Fairid menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan Kota Palangka Raya.
“Tanpa kerja sama dan partisipasi aktif dari semua pihak, berbagai kemajuan yang kita rasakan saat ini tidak akan mungkin tercapai,” pungkasnya.













