Example 728x250

Gubernur Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk 324 Relawan Penanganan Karhutla

MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA — Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memberikan dukungan langsung kepada para relawan yang terlibat dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan pangan kepada 324 relawan di Istana Isen Mulang, Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (19/9/2026).

Selain bantuan pangan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng juga mengupayakan perlindungan sosial bagi para pekerja yang terlibat dalam penanganan karhutla melalui program asuransi. Langkah tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan selama para pekerja menjalankan tugas di lapangan.

Dalam arahannya, Agustiar menekankan pentingnya keselamatan dan kesehatan para relawan yang berada di lapangan. Menurutnya, perlindungan terhadap personel menjadi bagian penting dalam upaya penanganan karhutla.

“Keselamatan harus nomor satu, kesehatan nomor satu. Kami ingin memastikan bapak dan ibu yang bekerja di lapangan tetap sehat dan terlindungi,” tegas Agustiar.

Ia juga meminta agar kelengkapan dan perlengkapan keselamatan bagi personel di lapangan menjadi perhatian, khususnya bagi mereka yang berada di garis depan pemadaman. Menurutnya, kebutuhan perlindungan harus disesuaikan dengan risiko serta kondisi tugas yang dihadapi.

“Yang penting kebersamaan, saling memahami dan saling menjaga. Kita tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi karhutla,” ujarnya.

Terkait perlindungan jangka panjang, Agustiar menyampaikan bahwa pemerintah telah mengurus jaminan sosial bagi para pekerja yang terlibat dalam penanganan karhutla.

“Kami tidak bisa berbuat jauh, tetapi jaminan sosialnya sudah kami urus. Asuransi ini untuk memastikan ada jaminan bagi para pekerja,” katanya.

Agustiar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terus terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari relawan, TNI, Polri, BPBD hingga Manggala Agni.

“Terima kasih atas dedikasi, perhatian dan kebersamaan dalam pemadaman. Terima kasih telah menjaga keselamatan masyarakat dan kesehatan Kalimantan Tengah,” tutur Agustiar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo menyoroti kekompakan berbagai unsur dalam menghadapi karhutla. Menurutnya, sinergi antarpihak menjadi bagian penting dalam menghadapi kondisi karhutla yang masih berlangsung.

“Yang dinilai teman-teman dari pusat, Kalteng ini meskipun kondisinya berat, tetapi kebersamaannya tergambar dan dinilai sangat baik. Kerja sama inilah yang perlu kita lakukan,” ungkap Edy.

Sekretaris Daerah Kalteng Linae Victoria Aden menekankan pentingnya pemahaman teknis bagi para relawan dalam menjalankan tugas pemadaman. Ia meminta relawan yang belum memahami prosedur penanganan agar tidak mengambil risiko sendiri dan berkoordinasi dengan personel yang memiliki pengalaman serta pelatihan.

“Kalau ada yang belum terlalu tahu teknis penanganannya, jangan nekat. Silakan berdiskusi dengan BPBD atau Manggala Agni yang sudah pernah mengikuti training dan pelatihan,” jelas Linae.

Linae menambahkan, bantuan pangan yang diserahkan pada kegiatan tersebut baru diberikan kepada sebagian relawan. Selanjutnya, seluruh relawan yang terlibat dalam penanganan karhutla akan mendapatkan bantuan pangan.

Adapun bantuan pangan yang diserahkan berupa beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula 1 kilogram.

Penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemprov Kalteng kepada para personel dan relawan yang terlibat langsung dalam upaya penanganan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page