Example 728x250

Kemarau Mengering, Waka l DPRD Seruyan Harsandi Turun Salurkan Air Bersih ke Desa-Desa Terdampak

MONITOR KALTENG, SERUYAN, — Musim kemarau mulai memukul ketersediaan air bersih di sejumlah desa di Kabupaten Seruyan. Kondisi itu mendorong Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat.

Penyaluran dilakukan di Desa Sungai Undang dan Sungai Keramat, Sabtu (19/9/2026). Bantuan tersebut menyasar kebutuhan paling mendasar masyarakat, terutama air untuk minum dan memasak.

Harsandi mengatakan, pihaknya telah menginventarisasi sejumlah desa yang mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau.

“Kita sudah inventarisir bahwa beberapa desa banyak mengalami kekeringan air bersih dampak kemarau ini. Terutama air untuk konsumsi masyarakat, baik untuk minum maupun memasak. Ini yang benar-benar harus kita upayakan,” kata Harsandi saat ditemui ketika menyalurkan bantuan di Desa Sungai Undang.

Menurut dia, persoalan air bersih tidak bisa dibiarkan berlarut karena menyangkut kebutuhan pokok sekaligus kesehatan masyarakat.

Untuk memperluas jangkauan bantuan, Harsandi menyebut penyaluran air bersih dilakukan dengan menggandeng PDAM setempat. Upaya tersebut diarahkan untuk menjangkau desa-desa yang mulai terdampak kekeringan.

Tidak berhenti di Sungai Undang dan Sungai Keramat, distribusi air bersih juga direncanakan menyasar sejumlah wilayah lain.

Beberapa di antaranya Trans Unit IV, Trans Unit V, Sungai Bakau, dan Desa Pematang Panjang.

“Giat hari ini sampai besok menyisir ke beberapa desa, di antaranya Trans Unit IV dan Unit V, Sungai Bakau serta Desa Pematang Panjang. Insyaallah akan kita distribusikan ke sana,” ujar Harsandi.

Ia menambahkan, langkah tersebut dilakukan sesuai kemampuan yang ada, sembari memastikan masyarakat di wilayah terdampak tetap mendapatkan perhatian.

Harsandi menegaskan, penanganan krisis air bersih membutuhkan gerakan langsung di lapangan. Karena itu, pihaknya memilih turun dan melihat kondisi masyarakat secara langsung sekaligus menyalurkan bantuan.

Rencana penyaluran juga akan melibatkan sejumlah unsur lainnya. KADIN dan KONI disebut akan ikut turun ke lapangan untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Kita lakukan dengan kemampuan kami seadanya. Titik hari ini Sungai Undang, Sungai Keramat dan Unit V,” katanya.

Langkah tersebut menjadi respons atas kondisi kemarau yang mulai menekan sejumlah sumber air masyarakat. Pemerintah dan berbagai pihak terkait diharapkan dapat memperkuat koordinasi agar distribusi air tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.

Bagi masyarakat yang terdampak, persoalan ini bukan sekadar soal kekeringan. Air bersih adalah kebutuhan hidup yang tidak bisa ditunda—terutama untuk minum dan memasak.

Penyaluran air bersih yang dilakukan Harsandi bersama pihak terkait diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus menjadi langkah cepat menghadapi dampak kemarau di Kabupaten Seruyan.(*As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page