Gebyar Posyandu Presisi: Polres Seruyan Layani 105 peserta, 5 Balita Teridentifikasi Stunting
Polres Seruyan, di bawah naungan Polda Kalimantan Tengah, menggelar kegiatan Bakti Kesehatan Gebyar Posyandu Presisi pada Kamis (22/5), bertempat di Mako Polsek Seruyan Hilir. Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan bersama pencegahan stunting yang dilaksanakan serentak se-Kalimantan Tengah melalui sambungan Zoom, dan dipimpin langsung oleh Polda Kalteng.
Acara ini turut dihadiri oleh Kapolres Seruyan, Asisten I Setda Seruyan, perwakilan Forkopimda dan PKK Kabupaten Seruyan, Ketua Bhayangkari Cabang Seruyan, para Pejabat Utama Polres, serta unsur SOPD dan dinas terkait dari Pemerintah Kabupaten Seruyan.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 105 warga menerima berbagai layanan kesehatan gratis, yang meliputi:
• Skrining kesehatan balita
• Pemeriksaan bagi ibu hamil
• Konsultasi dengan dokter anak dan dokter kandungan
• Pemberian vitamin untuk balita dan ibu hamil
• Edukasi pra-nikah dan gizi seimbang
• Pasar murah serta pemberian bantuan sosial bagi balita stunting
Berdasarkan data pelaksanaan, tercatat:
• 87 orang mengikuti layanan KB dan pemeriksaan balita
• 13 orang merupakan ibu hamil
• 5 balita teridentifikasi mengalami stunting
• Tidak ada calon pengantin yang terdaftar
Total keseluruhan peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 105 orang.
Sebagai bentuk kepedulian, Polres Seruyan juga menyalurkan 5 paket bantuan sosial (bansos) kepada anak-anak yang mengalami stunting. Selain itu, pasar murah turut digelar, menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau, antara lain:
• 60 bungkus minyak goreng Bimoli 1 liter
• 50 sak beras 5 kg
• 100 kg gula pasir
• 50 sap telur
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk tim medis yang terdiri atas 2 tenaga kesehatan dari Sidokkes Polres Seruyan, 2 dari RSUD Kuala Pembuang, 10 dari Puskesmas Kuala Pembuang I, serta 20 kader Posyandu dari wilayah setempat.
Kapolres Seruyan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam mencegah dan menanggulangi stunting di Kabupaten Seruyan. “Kami berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, khususnya bagi ibu hamil dan anak-anak,” ungkapnya.













