Example 728x250

Polresta Palangka Raya Buka Sirkuit Sabaru untuk Cegah Balap Liar

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, S.H.,

MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Polresta Palangka Raya, Kalimantan Tengah, membuka ruang bagi para pemuda yang memiliki hobi balap untuk menyalurkan kemampuannya di tempat yang resmi. Mulai pekan ini, Sirkuit Sabaru dibuka setiap Sabtu dan Minggu pukul 15.00–17.00 WIB.

Kebijakan tersebut merupakan upaya mengalihkan aksi balap liar di jalan raya yang dinilai membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, S.H., mengatakan masyarakat, khususnya komunitas otomotif, dipersilakan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan terlebih dahulu melapor kepada petugas.

“Kita buka Sirkuit Sabaru setiap hari Sabtu dan Minggu sore dari jam 15.00 sampai 17.00 WIB. Silakan datang, cukup lapor saja. Di sana aman, jadi tidak perlu khawatir ada penindakan,” ujar Hermanto di Café Kopigin, Jalan Salampak Umar, Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026).

Ia berharap informasi tersebut dapat diteruskan kepada masyarakat, terutama para pemuda yang selama ini masih melakukan balap liar di jalan umum.

Menurut Hermanto, pihak kepolisian tidak ingin terus melakukan penindakan dengan menyita kendaraan para pelaku. Yang lebih penting, kata dia, adalah membangun kesadaran akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Kami sedih kalau sampai harus menahan motor-motor. Itu artinya kami gagal memberikan pemahaman tertib berlalu lintas kepada anak-anak kita. Kebanyakan yang balapan ini masih anak sekolah, bahkan ada yang putus sekolah. Di sini juga ada peran orang tua untuk mengawasi anaknya keluar malam,” katanya.

Hermanto menjelaskan, aksi balap liar umumnya berlangsung pada dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB hingga menjelang subuh. Para pelaku sengaja memilih waktu tersebut karena dinilai minim pengawasan petugas.

“Mereka sudah mempelajari jam-jam rawan. Saat ada polisi mereka bubar, ganti pakai baju preman, lalu nongkrong. Kalau dikejar juga susah karena mereka lebih hafal jalan dan lebih berani. Padahal yang dipikirkan seharusnya keselamatan, bukan bagaimana lepas dari polisi,” ujarnya.

Melalui pembukaan Sirkuit Sabaru, Polresta Palangka Raya berharap para pecinta otomotif dapat menyalurkan hobinya secara aman, tertib, dan tidak mengganggu ketertiban umum. Program tersebut juga akan terus dievaluasi bersama komunitas otomotif sebagai bagian dari upaya menekan angka balap liar di Kota Palangka Raya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page