Monitorkalteng.co.id – Palangka Raya – Dua kelurahan di Kota Palangka Raya resmi ditetapkan sebagai Desa Bersinar (Bersih Narkoba) tahun 2025. Kedua kelurahan tersebut adalah Bereng Bengkel dan Sei Gohong, yang kini menjadi fokus pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah.
Penetapan ini ditandai dengan pelatihan 50 Relawan Anti Narkoba di Aula Kelurahan Bereng Bengkel pada Selasa (22/7/2025). Relawan yang dilatih akan menjadi ujung tombak dalam menyebarkan pesan anti narkoba sekaligus sebagai mata dan telinga BNN di tingkat masyarakat.
“Relawan Anti Narkoba yang kita latih ini berjumlah 50 orang. Mereka akan menjadi perpanjangan tangan BNN untuk mendeteksi dini penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka,” kata Ketua Tim Pencegahan BNN Kalteng, Wahyudi, kepada awak media Monitor Kalteng.
Wahyudi menjelaskan, peran relawan tidak hanya mengawasi, tetapi juga menjadi juru bicara BNN di masyarakat. Mereka akan aktif menyuarakan kampanye bahaya narkoba melalui penyuluhan, sosialisasi, hingga membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya lingkungan bebas narkoba.
“Mereka akan menjadi mulutnya BNN untuk menyampaikan pesan-pesan anti narkoba kepada masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Lurah Bereng Bengkel menyambut baik inisiatif BNN Kalteng yang menunjuk wilayahnya sebagai Desa Bersinar. Menurutnya, kehadiran relawan anti narkoba sangat penting untuk menjaga warganya dari ancaman peredaran gelap narkoba.
“Kami sangat mengapresiasi pelatihan relawan ini. Harapan kami, dengan adanya relawan dan program Desa Bersinar, Kelurahan Bereng Bengkel bisa benar-benar bebas dari narkoba,” ujarnya penuh optimisme.
Program Desa Bersinar sendiri merupakan inisiatif nasional yang melibatkan masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga sektor swasta dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba. Implementasi program ini dilaksanakan secara masif, dengan perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi berbasis kebutuhan dan kearifan lokal masyarakat setempat.
Dengan langkah ini, BNN Kalteng berharap Bereng Bengkel dan Sei Gohong dapat menjadi contoh nyata bagi wilayah lain di Kalimantan Tengah dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap narkoba.
( Redaksi Gunawan)













