MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Muhammad Syauqie, meminta percepatan perbaikan infrastruktur jalan fungsional di wilayah Kalimantan Tengah guna menyambut arus mudik Lebaran 2026. Ia menargetkan seluruh perbaikan jalan berlubang rampung paling lambat tujuh hari sebelum Idul Fitri.
“Kami sudah mengingatkan mitra kerja, baik di sektor darat maupun perhubungan, agar memastikan jalan berlubang tuntas H-7. Begitu juga di sektor laut, kami meminta KSOP melakukan pengawasan ketat agar tidak ada kapal yang over capacity karena sangat membahayakan,” kata Syauqie, Rabu, 4 Maret 2026.
Anggota Komisi V DPR itu menyatakan percepatan perbaikan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama periode mudik. Selain infrastruktur darat, ia menekankan pentingnya pengawasan transportasi laut guna mengantisipasi risiko kecelakaan.
Menurut dia, perbaikan jalan menjelang hari raya bukan langkah mendadak, melainkan penajaman skala prioritas di tengah keterbatasan anggaran APBN dan APBD. Ia juga menyoroti kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) sebagai salah satu penyebab utama kerusakan jalan.
Syauqie mengimbau pengawasan terhadap kendaraan angkutan berat dilakukan secara konsisten dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat.
Terkait keselamatan lalu lintas, politikus PAN itu memberi perhatian khusus kepada pemudik sepeda motor. Berdasarkan data kecelakaan pada musim mudik sebelumnya, ia menyarankan pengendara roda dua mengatur waktu perjalanan untuk menghindari kelelahan.
“Kami mengimbau masyarakat yang mudik menggunakan roda dua agar lebih baik melakukan perjalanan di siang hari untuk meminimalisir risiko. Keselamatan adalah prioritas utama,” ujarnya.
Ia memastikan kesiapan arus mudik dari tingkat pusat hingga daerah berjalan sesuai arahan Presiden dan menyatakan DPR akan terus memantau hingga arus balik selesai.
“Kesiapan dari pusat hingga daerah sudah berjalan sesuai instruksi Presiden. Ini rutin dilakukan setiap tahun, dan kami akan terus memantau hingga arus balik selesai agar masyarakat tetap selamat,” kata Syauqie.
(Red)













