MONITOR KALTENG, PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulang Pisau, Herman Wibowo, mendadak dicopot dari jabatannya.
Bupati Pulang Pisau Ahmad Rifa’i menegaskan bahwa Herman Wibowo tidak dicopot oleh pemerintah daerah. Menurutnya, Herman sendiri yang menyampaikan keinginan untuk mengundurkan diri dari jabatan Kalaksa BPBD.
“Pak Herman sendiri yang menyampaikan untuk mengundurkan diri,” ujar Ahmad Rifa’i saat dikonfirmasi media ini.
Selain menyampaikan pengunduran diri, Herman Wibowo saat ini juga disebut sedang menjalani pengobatan karena kondisi kesehatannya.
Untuk memastikan roda organisasi dan penanganan kebencanaan tetap berjalan, Pemkab Pulang Pisau kemudian menunjuk Osa Maliki sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kalaksa BPBD.
Pihak Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kabupaten Pulang Pisau turut memberikan klarifikasi. Herman disebut sebelumnya menyampaikan kepada pihak terkait bahwa dirinya sedang sakit dan harus menjalani pengobatan.
Karena kondisi tersebut, pemerintah daerah mengambil langkah untuk menangani sementara tugas-tugas Kalaksa BPBD melalui pejabat yang ditunjuk.
Pemkab Pulang Pisau menegaskan bahwa langkah tersebut bukan merupakan pencopotan Herman Wibowo dan tidak berkaitan dengan sanksi atas penanganan karhutla.
Bupati Ahmad Rifa’i juga menegaskan bahwa fokus pemerintah daerah saat ini adalah penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah Pulang Pisau.
Menurutnya, kondisi karhutla membutuhkan perhatian dan penanganan bersama agar kebakaran tidak semakin meluas serta dampaknya terhadap masyarakat dapat diminimalkan.
“Kita fokus pada penanggulangan karhutla untuk sekarang ini,” tegas Ahmad Rifa’i.
Penunjukan Plt Kalaksa BPBD diharapkan dapat memastikan komando dan koordinasi penanganan karhutla tetap berjalan, meskipun terjadi perubahan dalam pelaksanaan tugas pimpinan BPBD.
Dengan adanya klarifikasi dari Bupati Ahmad Rifa’i dan Dinas Kominfo Pulang Pisau, informasi yang menyebut Herman Wibowo mendadak dicopot perlu diluruskan.
Herman Wibowo disebut menyatakan sendiri untuk mengundurkan diri dan saat ini menjalani pengobatan. Sementara tugas Kalaksa BPBD untuk sementara dijalankan Osa Maliki sebagai Plt. Di tengah situasi tersebut, Pemkab Pulang Pisau menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah penanggulangan karhutla.
(Redaksi/Gunawan)













