Example 728x250

Jembatan Sei Katingan Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Diberlakukan Buka-Tutup Mulai 20 Agustus

MONITOR KALTENG, KATINGAN — Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Tengah melalui Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU) akan melakukan perbaikan Jembatan Sei Katingan, Kabupaten Katingan.

Selama pekerjaan berlangsung, arus lalu lintas di jembatan tersebut akan diberlakukan sistem buka-tutup mulai 20 Agustus hingga 21 September 2026.

Berdasarkan pemberitahuan resmi BPJN Kalimantan Tengah, rekayasa lalu lintas diterapkan untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan perbaikan jembatan sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Pengaturan arus kendaraan akan dilakukan dari dua arah, yakni dari Palangka Raya dan Sampit. Petugas gabungan Satlantas Polres Katingan dan Dinas Perhubungan akan disiagakan di pos penjagaan sebelum dan sesudah jembatan.

Petugas akan mengatur kendaraan secara bergantian untuk mengantisipasi terjadinya antrean panjang selama pekerjaan berlangsung.

BPJN juga menetapkan pembatasan kendaraan yang diperbolehkan melintas. Selama masa perbaikan, kendaraan dengan muatan maksimal 8 ton dan lebar maksimal 3 meter masih dapat melewati Jembatan Sei Katingan.

Namun, pengguna jalan diminta mencermati jadwal penutupan total yang akan diberlakukan pada waktu tertentu, terutama saat pekerjaan pengecoran lantai jembatan.

Penutupan total dijadwalkan pada 28 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB dan 8 September 2026 pukul 21.00 WIB hingga 06.00 WIB.

Dalam kondisi penutupan total tersebut, kendaraan darurat dan kendaraan yang memiliki sifat prioritas tetap mendapat pengecualian untuk melintas dengan mengikuti arahan petugas di lapangan.

BPJN Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan yang akan melintasi Jembatan Sei Katingan, agar menyesuaikan waktu perjalanan dan memperhatikan informasi terbaru mengenai rekayasa lalu lintas.

Pengguna jalan juga diminta mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan demi menjaga keselamatan serta mendukung kelancaran pekerjaan perbaikan jembatan.

Dengan diberlakukannya sistem buka-tutup tersebut, masyarakat diimbau mengantisipasi kemungkinan terjadinya antrean dan mengatur waktu perjalanan selama masa pekerjaan berlangsung.

(Redaksi/Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page