Example 728x250

Pemkab Seruyan Pertajam Kualitas Anggaran 2026 Lewat Evaluasi BPKP

Sekda Seruyan, dr. Bahrun Abbas.

MONITOR KALTENG, Kuala Pembuang — Pemerintah Kabupaten Seruyan mulai mengunci arah perencanaan pembangunan tahun 2026 melalui entry meeting evaluasi perencanaan dan penganggaran bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Langkah ini menjadi titik awal untuk memastikan program daerah tidak sekadar tersusun di atas kertas, tetapi benar-benar berdampak bagi masyarakat.

Rapat yang digelar di Aula Baperinda, Senin (20/4/2026), dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Seruyan, dr. Bahrun Abbas. Kegiatan ini dihadiri tim BPKP Perwakilan Kalimantan Tengah serta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seruyan.

Dalam arahannya, Bahrun menegaskan evaluasi ini memiliki posisi strategis dalam mengawal kualitas perencanaan pembangunan. Ia menekankan bahwa setiap program dan kegiatan harus dirancang berbasis kebutuhan riil masyarakat dan terukur dampaknya.

“Perencanaan harus mampu menjawab persoalan mendasar daerah, bukan sekadar memenuhi target administratif,” ujarnya.

Ia menyoroti sejumlah indikator kinerja yang masih menjadi tantangan, seperti angka kemiskinan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan pertumbuhan ekonomi. Ketiganya dinilai perlu perhatian serius dan harus menjadi acuan utama dalam penyusunan program 2026.

Evaluasi ini akan berlangsung selama dua pekan dengan fokus pada lima sektor prioritas: kemiskinan, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan ekonomi. Seluruh perangkat daerah diminta menyiapkan data yang akurat dan komprehensif guna mendukung proses penilaian.

Lebih jauh, Bahrun mengingatkan bahwa hasil evaluasi harus ditindaklanjuti secara konkret. Rekomendasi dari BPKP, kata dia, tidak boleh berhenti sebagai catatan, melainkan menjadi dasar perbaikan agar perencanaan ke depan lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Melalui evaluasi ini, Pemkab Seruyan berharap kualitas perencanaan dan penganggaran 2026 semakin tajam dan adaptif terhadap tantangan pembangunan. Target utamanya jelas: menekan kemiskinan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan…. (*As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page