MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah melakukan kunjungan kerja ke Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas guna meninjau langsung kondisi pelayanan kesehatan sekaligus membahas sejumlah isu strategis di daerah tersebut.
Kunjungan ini dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto dan didampingi tim Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah yang dikomandoi Edy Kelana. Rombongan disambut Kepala Dinas Kesehatan Kapuas, dr. Agus Waluyo, bersama Direktur RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, dr. Delianae, serta jajaran tenaga kesehatan.
Dalam pertemuan, perhatian utama tertuju pada peningkatan angka stunting di Kabupaten Kapuas yang mengalami kenaikan dari 16,2 persen pada 2023 menjadi 22,5 persen pada 2024.
Anggota DPRD Kalteng dari daerah pemilihan Kapuas, Ir. Nyelong Inga Simon, menegaskan bahwa penanganan stunting harus dilakukan secara komprehensif dan menyentuh akar persoalan.
“Intervensi harus difokuskan pada pemenuhan gizi ibu hamil serta perbaikan sanitasi lingkungan, sehingga upaya pencegahan bisa lebih efektif,” ujarnya.
Selain itu, persoalan jaminan kesehatan bagi masyarakat pendatang juga menjadi sorotan. Anggota DPRD Kalteng, Amonius Tuyum mengungkapkan masih banyak pekerja dari luar daerah yang menetap di Kapuas belum terdaftar dalam BPJS Kesehatan, sehingga kerap mengalami kendala saat mengakses layanan medis.
Menanggapi hal tersebut, Direktur RSUD Kapuas, dr. Delianae, menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas telah menghadirkan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sebagai solusi bagi masyarakat yang belum terakomodasi dalam BPJS.
“Melalui Jamkesda, masyarakat tetap dapat memperoleh layanan kesehatan di RSUD maupun fasilitas kesehatan lainnya,” jelasnya.
Usai pertemuan, rombongan melanjutkan peninjauan ke RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas. Dari hasil kunjungan tersebut, ditemukan sejumlah catatan penting, antara lain kondisi bangunan ICU dan ruang operasi yang sudah menua, keterbatasan tenaga dokter spesialis, serta rasio tempat tidur ICU yang dinilai belum ideal.
Kunjungan kerja ini diakhiri dengan penyerahan plakat dan sesi foto bersama sebagai simbol penguatan sinergi antara DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas Kesehatan Provinsi, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas dalam mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. (red)













