Example 728x250

Maraknya Peredaran Pil Zineth di Palangka Raya, Generasi Muda Terancam

Gambar: Ilustrasi obat Zineth.

Monitorkalteng.co.id – Palangka Raya, 18 Maret 2025 – Peredaran narkotika di Kota Palangka Raya semakin mengkhawatirkan. Kali ini, pil berbahaya yang dikenal dengan nama “zineth” mulai marak dikonsumsi, terutama di kalangan remaja dan pelajar. Fenomena ini menimbulkan keprihatinan mendalam di tengah upaya pemberantasan narkoba yang terus digencarkan aparat penegak hukum.

Berdasarkan hasil investigasi, pil zineth diduga mudah didapatkan di lingkungan sekolah dan tempat nongkrong anak muda. Harganya yang relatif murah serta efek euforia yang ditimbulkan membuatnya cepat populer di kalangan remaja. Seorang siswa SMA yang enggan disebutkan namanya mengaku pertama kali mencoba pil tersebut karena pengaruh teman sebaya.

“Awalnya hanya penasaran, katanya bisa bikin rileks dan lebih percaya diri. Lama-lama malah jadi ketagihan,” ujarnya.

Tidak hanya di kalangan pelajar, penggunaan pil zineth juga mulai merambah masyarakat luas. Beberapa pekerja informal dan warga dari berbagai profesi diduga mengonsumsi pil ini sebagai pelarian dari stres atau sekadar mencari kesenangan sesaat.

Menanggapi kondisi ini, pemerintah daerah bersama aparat kepolisian dan lembaga terkait diharapkan meningkatkan pengawasan dan edukasi bagi masyarakat. Peran orang tua serta lingkungan sekitar juga dinilai krusial dalam upaya pencegahan agar generasi muda tidak semakin terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, masyarakat meminta tindakan tegas terhadap para pengedar yang semakin berani menjual barang haram ini secara terbuka.

“Kalau tidak ada tindakan serius, generasi kita bisa hancur,” ujar seorang warga yang resah dengan maraknya peredaran pil zineth di daerahnya.

Upaya pemberantasan narkoba di Palangka Raya kini menghadapi tantangan besar. Sinergi antara aparat hukum, pemerintah, serta kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan peredaran narkotika yang semakin mengancam masa depan generasi muda. Redaksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page