Example 728x250

Jelang Nataru, Gubernur Agustiar Buka Pasar Murah dan Gratiskan Sembako di Kobar

Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran.

MONITOR KALTENG – PANGKALAN BUN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menggulirkan Pasar Murah dan layanan Cek Kesehatan Gratis untuk masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng Agustiar Sabran di halaman Masjid Agung Riyadlush Shalihin, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Senin (8/12/2025).

Dalam agenda tersebut, Gubernur didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran. Sejumlah pejabat Forkopimda turut hadir, antara lain Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Kabinda Kalteng Marsma TNI Muhammad Nur, dan Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan. Turut mendampingi pula Bupati Kobar Nurhidayah serta jajaran Kepala OPD Provinsi.

Melalui Pasar Murah dan pengecekan kesehatan ini, Pemprov Kalteng ingin memastikan masyarakat tetap sehat dan kebutuhan pokok dapat dijangkau seluruh kalangan terutama keluarga kurang mampu.

“Memastikan layanan kesehatan bisa diakses seluruh lapisan masyarakat,” ujar Gubernur.

Ia menegaskan Pasar Murah menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta membantu warga menghadapi potensi kenaikan harga pada akhir tahun.

“Kesejahteraan masyarakat prioritas kami. Kami tidak ingin ada masyarakat Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat saat sakit, dan tidak bisa makan,” tegasnya.

Selain menjaga daya beli, Gubernur mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap ancaman banjir akibat intensitas hujan tinggi. Ia juga mengajak seluruh pihak mendoakan keselamatan dan pemulihan bagi para korban bencana banjir di Pulau Sumatera.

16 Ribu Paket Sembako Disalurkan

Pada Pasar Murah Tahap II ini, sebanyak 16.165 paket sembako disalurkan ke 81 Desa dan Kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Kobar. Distribusi paket tersebar di:
Arut Selatan: 5.385 paket (6 kelurahan & 13 desa)
Arut Utara: 565 paket (10 desa)
Kotawaringin Lama: 1.580 paket (15 desa)
Kumai: 2.610 paket (15 desa)
Pangkalan Banteng: 3.055 paket (17 desa)
Pangkalan Lada: 2.970 paket (11 desa)

Setiap paket berisi beras 5 kg, gula pasir 1 kg, dan minyak goreng 2 liter. Awalnya paket dijual Rp147.500 namun setelah disubsidi Pemprov Rp132.500, masyarakat cukup menebusnya Rp15.000. Melihat tingginya antusiasme warga, Gubernur kemudian memutuskan paket tersebut digratiskan.

Bantuan Pangan dan Alsintan

Kegiatan ini juga dirangkai dengan penyaluran Bantuan Pangan Pemerintah (BPP) periode Oktober–November 2025 dengan total 7.251 paket, masing-masing berisi 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.

Bantuan ini diberikan kepada keluarga penerima manfaat di seluruh kecamatan di Kobar, termasuk Arut Selatan, Arut Utara, Kotawaringin Lama, Kumai, Pangkalan Banteng, dan Pangkalan Lada.

Tak hanya itu, Pemprov Kalteng juga menyerahkan 118 unit alat dan mesin pertanian (Alsintan) Pasca Panen untuk memperkuat sektor pertanian daerah. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page