MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menghadiri penandatanganan nota kesepakatan hibah pembangunan Rindam XXII/Tambun Bungai di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (23/05/2026). Penandatanganan dilakukan bersama pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah dan Kodam XXII/Tambun Bungai sebagai langkah memperkuat pertahanan wilayah serta mendukung pembangunan daerah.
Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan pembangunan Rindam menjadi bagian penting dalam memperkuat stabilitas keamanan di Kalimantan Tengah.
“Penandatanganan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta mendukung pembangunan daerah Kalimantan Tengah,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pemerintah kabupaten/kota, lanjut Agustiar, mendukung penuh pembangunan Rindam sebagai pusat pendidikan dan pembinaan prajurit TNI di daerah.
“Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah menyambut baik dan mendukung pembangunan Resimen Induk Kodam XXII/Tambun Bungai,” tegasnya.
Agustiar juga berharap keberadaan Rindam dapat membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk mengabdikan diri sebagai prajurit TNI.
“Kehadiran Rindam Tambun Bungai membuka peluang lebih besar bagi putra-putri Kalimantan Tengah untuk mengabdikan diri sebagai prajurit TNI,” katanya.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menjelaskan penandatanganan nota kesepakatan merupakan bentuk sinergi pemerintah daerah dan TNI AD dalam mendukung pembangunan daerah.
“Dalam kegiatan hari ini akan dilakukan penandatanganan nota kesepakatan hibah pembangunan Resimen Induk Komando Militer antara Kodam XXII/Tambun Bungai dengan Pemerintah Provinsi serta kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah,” jelas Linae.
Menurut Linae, pembangunan Rindam diharapkan menjadi sarana pendidikan dan pembinaan prajurit TNI AD sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia putra-putri daerah.
“Pembangunan Resimen Induk Kodam ini diharapkan menjadi sarana pendidikan dan pembinaan prajurit TNI AD di Kalimantan Tengah, sekaligus meningkatkan kualitas SDM yang berjiwa nasionalisme, disiplin, dan semangat bela negara,” tandasnya.
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Zainul Arifin, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan seluruh pemerintah kabupaten/kota terhadap pembangunan Rindam Tambun Bungai.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah terhadap pembangunan Rindam Tambun Bungai,” ungkap Zainul.
Ia menilai keberadaan Rindam akan memberikan dampak positif bagi pembinaan generasi muda di Kalimantan Tengah dan memperkuat semangat bela negara.
“Keberadaan Rindam diharapkan membuka peluang lebih besar bagi putra-putri daerah untuk mengikuti pendidikan dan mengabdi kepada bangsa dan negara,” tuturnya.
Zainul juga menekankan pentingnya kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah dan pertahanan wilayah.
“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh. Pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri, tetapi memerlukan kebersamaan dan dukungan semua pihak,” pungkasnya.
Melalui penandatanganan nota kesepakatan tersebut, pembangunan Rindam XXII/Tambun Bungai diharapkan dapat direalisasikan secara bertahap dan berkelanjutan untuk memperkuat pertahanan wilayah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.
Kegiatan itu turut dihadiri unsur FORKOPIMDA, wali kota dan bupati se-Kalimantan Tengah, serta kepala organisasi perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.













