MONITOT KALTENG, PALANGKA RAYA – Polda Kalimantan Tengah menggelar doa bersama masyarakat sebagai bentuk penghormatan dan belasungkawa kepada tiga personel Polres Katingan yang gugur saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan terhadap terduga bandar narkoba.
Kegiatan yang berlangsung di Huma Betang Night, Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, Sabtu (4/7/2026) malam tersebut, dipimpin Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Pol Iwan Kurniawan, dihadiri Gubernur Agustiar Sabran, Wakapolda Kalteng Brigjen Pol Yosi Muhamartha, pejabat utama Polda Kalteng, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati kawasan Bundaran Besar Talawang.
Kapolda mengatakan doa bersama menjadi wujud penghormatan atas pengabdian para personel.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan rekan-rekan kami yang gugur saat menjalankan tugas. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” kata Iwan Kurniawan.
Kapolda mengatakan pengorbanan personel yang gugur merupakan bentuk dedikasi dalam menjalankan tugas negara, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba yang merusak kehidupan masyarakat.
“Semangat pengabdian para personel yang gugur akan menjadi teladan bagi kami untuk terus memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menuntaskan penanganan kasus ini sesuai ketentuan hukum,” ujarnya.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran turut mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya tiga orang personel Polres Katingan.
Dia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan personel Polres Katingan yang meninggal untuk diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.
“Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi-Nya serta bagi keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan keikhlasan dan ketabahan,” ucapnya.
Kabid Humas Polda Kalimantan Tengah, Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan, Huma Betang Night ini digelar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80.
“Untuk itu kami mengajak seluruh masyarakat yang hadir di sini untuk turut mendoakan agar pelaku dan seluruh korban dapat segera ditemukan,” ungkapnya.
Kegiatan doa bersama berlangsung khidmat dengan harapan seluruh proses penanganan peristiwa di Katingan dapat berjalan lancar, sekaligus menjadi penguat solidaritas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memberikan penghormatan kepada personel yang gugur saat menjalankan tugas.
(Redaksi)













