Example 728x250

Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan Pangan dan BLT KHBS untuk Warga Tanjung Pinang

MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyalurkan 600 paket bantuan pangan kepada masyarakat serta Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) kepada 116 keluarga penerima manfaat (KPM).

Penyaluran bantuan berlangsung di Masjid Al-Azhar, Jalan Bangaris 9, Kelurahan Tanjung Pinang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Minggu (25/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian masker dan vitamin.

Dalam sambutannya, Agustiar menekankan pentingnya komunikasi langsung antara pemerintah dan masyarakat. Menurutnya, dialog dengan warga diperlukan untuk mengetahui kondisi sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat dan mengetahui kondisi warga di lapangan. Melalui komunikasi seperti ini, kebersamaan dapat diperkuat dan berbagai hal yang perlu menjadi perhatian pemerintah dapat diketahui,” ujar Agustiar.

Ia juga menegaskan penyaluran bantuan sosial harus dilakukan secara tepat sasaran dengan mengacu pada data penerima yang akurat dan telah terverifikasi.

“Bantuan harus diberikan kepada masyarakat yang memang berhak menerima. Jika masih ada warga yang membutuhkan tetapi belum terdata, silakan sampaikan melalui kelurahan agar dapat diverifikasi sesuai ketentuan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden mengatakan koordinasi antarperangkat daerah menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program bantuan sosial dan pelayanan kepada masyarakat.

“Program pemerintah perlu didukung koordinasi yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Pendataan dan komunikasi antara perangkat daerah dengan pemerintah kelurahan menjadi bagian penting dalam pelaksanaannya,” jelas Linae.

Menurut Linae, aspirasi yang disampaikan masyarakat juga menjadi masukan bagi pemerintah dalam mengevaluasi dan meningkatkan pelayanan publik.

“Masukan dari masyarakat dapat membantu pemerintah memahami kebutuhan warga secara langsung. Karena itu, koordinasi antarperangkat daerah perlu terus diperkuat agar program dan pelayanan yang diberikan sesuai kebutuhan masyarakat dan tepat sasaran,” tandasnya.

Linae menjelaskan, bantuan pangan yang disalurkan masing-masing berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Selain bantuan pangan, sebanyak 116 KPM menerima BLT KHBS masing-masing sebesar Rp250 ribu.

“Setiap paket bantuan pangan terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, dan minyak goreng 1 liter. Sementara itu, BLT KHBS sebesar Rp250.000 diberikan kepada 116 keluarga penerima manfaat (KPM),” imbuh Linae.

Lurah Tanjung Pinang Geral Namara mengatakan wilayahnya memiliki sekitar 1.820 kepala keluarga (KK). Sebagian warga menggantungkan mata pencaharian pada sektor pertanian dan perikanan.

Menurut Geral, pekerjaan sebagai petani dan nelayan membuat sebagian warga cukup bergantung pada kondisi cuaca. Perubahan cuaca dapat memengaruhi aktivitas sekaligus pendapatan mereka.

“Sebagian masyarakat bekerja sebagai petani dan nelayan yang bergantung pada kondisi cuaca. Karena itu, bantuan pemerintah sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan warga ketika cuaca memengaruhi aktivitas dan penghasilan mereka,” ungkap Geral.

Ia mengatakan pihak kelurahan terus melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan masyarakat yang memenuhi kriteria dapat terakomodasi dalam program bantuan.

“Kelurahan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan perangkat daerah terkait dalam menyampaikan data warga yang membutuhkan. Pendataan dan verifikasi perlu dilakukan sesuai ketentuan agar bantuan dapat disalurkan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria,” katanya.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Pemprov juga mendorong koordinasi dengan pemerintah kelurahan terus diperkuat, terutama dalam pembaruan dan verifikasi data penerima agar program bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page