MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA — Isu kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat beredar luas di masyarakat beberapa waktu lalu, sempat memicu kepanikan di sejumlah kalangan.
Menyikapi hal tersebut, Anggota DPRD Kota Palangka Raya, Debora Holdae Veronika Lesa, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
Debora menegaskan, kabar yang beredar terkait kenaikan harga BBM tersebut tidak disertai dengan kebijakan resmi dari pemerintah.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya.
“Beberapa waktu lalu memang sempat terjadi kepanikan akibat isu kenaikan BBM. Padahal, tidak ada kebijakan resmi terkait hal tersebut,” ujarnya, Rabu (8/6/2026).
Ia juga menekankan pentingnya literasi informasi di tengah derasnya arus berita, khususnya di media sosial. Menurutnya, masyarakat harus lebih bijak dan selektif dalam menerima serta menyebarkan informasi.
“Tidak semua informasi yang beredar itu sesuai dengan kondisi sebenarnya. Masyarakat harus lebih cermat dalam menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Debora mengingatkan agar masyarakat selalu merujuk pada sumber informasi resmi dari pemerintah atau lembaga terkait. Hal ini penting guna menghindari kesalahpahaman yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Ia pun berharap, ke depan masyarakat dapat semakin kritis dan tidak mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi, sehingga stabilitas dan ketenangan di lingkungan tetap terjaga. (red)













