Example 728x250

Dinilai Membahayakan, DPRD Kalteng Desak Rekonstruksi Jalan Nasional Tamiang–Ampah

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono

MONITOR KALTENG – PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, mendesak pemerintah pusat melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian Pekerjaan Umum agar memberi perhatian serius terhadap kondisi jalan nasional Tamiang–Ampah di Kabupaten Barito Timur.

Ruas jalan tersebut kini dilaporkan mengalami kerusakan parah dan dinilai semakin membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Padahal, jalur Tamiang–Ampah merupakan salah satu akses utama yang menopang mobilitas masyarakat sekaligus roda perekonomian di wilayah Barito Timur dan sekitarnya.

Menurut Purdiono, kerusakan jalan tidak hanya menghambat arus transportasi, tetapi juga kerap memicu kecelakaan lalu lintas. Bahkan, insiden kecelakaan hampir terjadi setiap pekan akibat kondisi jalan yang tidak layak.

“Jalan Tamiang menuju Ampah sudah tidak memenuhi standar. Semestinya harus direkonstruksi kembali, di samping kualitas dan kapasitasnya juga perlu diperhatikan. Saat ini kondisinya sempit dan tidak memungkinkan kendaraan berselisihan dengan aman, sehingga perlu perbaikan sekaligus pelebaran,” katanya, Selasa (6/1/2026).

Ia mengungkapkan, DPRD Provinsi Kalteng bersama Pemerintah Provinsi Kalteng telah berulang kali menyampaikan permintaan kepada pemerintah pusat agar ruas jalan nasional tersebut menjadi prioritas penanganan.

Namun hingga kini, perbaikan yang dilakukan masih bersifat terbatas dan belum menyentuh rekonstruksi menyeluruh.

Purdiono juga menyinggung kebijakan pengurangan Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat yang turut berdampak pada kemampuan daerah dalam membiayai pembangunan infrastruktur strategis.

Karena itu, ia berharap pemerintah pusat dapat mengalokasikan anggaran secara langsung dalam bentuk pembangunan fisik, khususnya untuk perbaikan dan peningkatan kualitas jalan nasional di Kalimantan Tengah.

“Kita ini sudah dikurangi DBH oleh pemerintah pusat, sehingga harapan kita anggaran itu dikembalikan dalam bentuk pembangunan. Tidak harus uang, tapi pembangunan jalan nasional di Kalteng benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Di sisi lain, Purdiono menekankan bahwa perbaikan jalan nasional Tamiang–Ampah akan memberikan dampak luas bagi masyarakat. Infrastruktur jalan yang layak diyakini akan memperlancar distribusi barang, mendorong aktivitas ekonomi, serta memperkuat konektivitas antarkabupaten hingga antarprovinsi.

“Jika jalannya mulus, tentu akan berdampak pada kelancaran perekonomian dan mengurangi angka kecelakaan. Kita juga berharap perbaikan tidak hanya bersifat tambal sulam, tetapi dilakukan secara menyeluruh dengan mengutamakan kualitas dan kapasitas jalan,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page