Example 728x250

Antrian Panjang BBM Terjadi di Sejumlah Daerah Kalteng, Dampak Kenaikan Harga Mulai Terasa

Antrean kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mulai menjadi pemandangan umum di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

MONITOR KALTENG, SERUYAN — Antrean kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mulai menjadi pemandangan umum di berbagai wilayah Kalimantan Tengah. Tidak hanya di , kondisi serupa juga dilaporkan terjadi sejumlah titik SPBU. (18/4/2026)

Pada Sabtu sore, antrean panjang terlihat di SPBU Pematang Panjang, Kabupaten . Sejumlah kendaraan roda dua, roda empat, hingga truk mengular di sepanjang badan jalan, menunggu giliran mengisi bahan bakar.

Dari pantauan di lapangan, antrean bahkan meluber hingga ke ruas jalan utama, menyebabkan perlambatan arus lalu lintas. Beberapa pengendara terlihat harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan BBM.

Kondisi ini diduga sebagai dampak dari kenaikan harga BBM yang mulai dirasakan masyarakat dalam beberapa hari terakhir. Selain itu, adanya pembatasan distribusi serta penerapan sistem pembelian tertentu turut memengaruhi pola konsumsi masyarakat.

Sejumlah warga mengaku khawatir terhadap ketersediaan BBM, sehingga memilih untuk segera mengisi bahan bakar meski harus mengantre. Situasi ini memicu lonjakan permintaan dalam waktu singkat.

“Biasanya tidak seramai ini. Sekarang hampir setiap hari antre panjang,” ujar salah satu pengendara di lokasi.

Fenomena antrean panjang ini menunjukkan tingginya ketergantungan masyarakat terhadap BBM, khususnya untuk aktivitas transportasi dan distribusi barang. Jika tidak diantisipasi, kondisi ini berpotensi mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi di daerah.

Pihak terkait diharapkan dapat memastikan distribusi BBM tetap lancar dan tepat sasaran, sekaligus memberikan kepastian kepada masyarakat guna mencegah kepanikan yang berlebihan.

Hingga berita ini diturunkan, antrean di sejumlah SPBU masih terus terjadi, dengan situasi yang bervariasi di tiap daerah. Pemerintah daerah bersama pihak operator BBM diharapkan segera mengambil langkah untuk mengurai kepadatan dan menjaga stabilitas pasokan.(*As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page