Monitor Kalteng – Kuala Pembuang// Rabu, 13/8/2025, Widhi Sales Manager Pertamina Wilayah Kalteng, Saat jumpa pers di halaman salah satu SPBU dalam pernyataannya Meminta maaf kepada seluruh masyarakat atas adanya gangguan distribusi yang menyebabkan antrean panjang disejumlah SPBU di wilayah Seruyan Hilir (SH) dan Seruyan Hilir timur (SHT) .
“Kami sangat menyesalkan dengan adanya situasi ini dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat, Saat ini kami telah mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pendistribusian dan menambah pasokan BBM di wilayah ini khususnya wilayah Seruyan Hilir dan Seruyan Hilir Timur,” ujar Widhi.
Acara dihadiri oleh
Kapolres Seruyan AKBP Hans Itta Papahit, Kejari Seruyan Andre, Kepala Inspektur Nomo Koeswoyo, Plt. Kadis Perindagkop Heriyadi Zebua, Kabag. Perekonomian dan SDA Ashadi, Sales Manager Pertamina Wilayah Kalteng, Widhi, dan Sales Manager Pertamina Wilayah Sampit-Seruyan, Farell.
Dikesempatan itu pula Widhi mengutarakan, tentang tujuan kedatangannya bersama Tim disalah satu SPBU,” kami bersama tim dari Kejari Seruyan, Polres Seruyan, dan pihak Pemda Seruyan terkait adalah dalam rangka mengadakan monitoring penyaluran BBM di kuala pembuang,” tuturnya.
“Alhamdulillah BBM saat ini terus kami pasok dan masyarakat tidak perlu khawatir untuk meantri BBM lagi, karena Depot Sampit sudah melakukan suplay BBM ke SPBU yang ada di kuala Pembuang, dan insyaallah SPBU yang ada di Seruyan hilir dan Seruyan Hilir Timur akan mulai beroperasi sampai malam bila perlu sampai selesai melayani masyarakat,” tegas Widhi.
Pertamina Kalteng melalui Sales Manager Pertamina Widhi, menjanjikan,” Pasokan BBM akan kembali normal dalam waktu 2-3 hari ke depan. Mereka juga berkomitmen untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, dan kejaksaan agar masalah kelangkaan ini tidak terulang di masa mendatang,” pungkas Widhi.
Beberapa Masyarakat yang hadir saat itu berharap langkah-langkah tersebut segera membuahkan hasil, mengingat dampak kelangkaan BBM sudah dirasakan di berbagai sektor, termasuk transportasi, industri kecil, dan pertanian.(*As)













