Example 728x250

Wali Kota Palangka Raya Hadiri Peringatan Isra Mi’raj dan Haul Abah Guru Sekumpul

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, Haul ke-2 Abah Guru Danau

MONITOR KALTENG – Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin bersama Wakil Wali Kota Achmad Zaini menghadiri Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Haul ke-21 Abah Guru Sekumpul, Haul ke-2 Abah Guru Danau, serta Doa Bersama Akhir Tahun 2025. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Kubah Kecubung Darurrahman, Palangka Raya, Selasa (30/12/2025) malam.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Dandim 1016 Palangka Raya, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Ketua TP PKK Kota Palangka Raya Avina Fairid Naparin, Ketua GOW Kota Palangka Raya Merty Ilona Achmad Zaini, Plt Asisten, para kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya, alim ulama, tokoh masyarakat, serta jamaah dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Fairid Naparin menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Islam. Peristiwa tersebut, menurutnya, mengajarkan pentingnya shalat sebagai tiang agama sekaligus menegaskan hubungan vertikal manusia dengan Allah SWT serta hubungan horizontal dengan sesama manusia.
Lebih lanjut, Wali Kota mengajak seluruh jamaah menjadikan momentum haul dan doa bersama sebagai sarana introspeksi diri serta upaya memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan keagamaan, ia berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dan perjuangan para ulama dapat terus dihidupkan, sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di Kota Palangka Raya.
Tausiyah pada kegiatan tersebut disampaikan oleh Ustadz Asep Zainal Arifin dari Jakarta.

Dalam ceramahnya, Ustadz Asep menekankan bahwa kunci kesuksesan dunia dan akhirat adalah konsistensi dalam melakukan kebaikan dan amal saleh. Ia menjelaskan bahwa amal saleh tidak hanya terbatas pada ibadah ritual, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari seperti kejujuran, amanah dalam menjalankan tugas, berbakti kepada orang tua, serta menjaga hubungan baik dengan sesama.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama akhir tahun, memohon agar tahun yang akan datang membawa kebaikan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi Kota Palangka Raya dan seluruh masyarakatnya.

(Redaksi/Gunawan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page