Example 728x250

Pemko Palangka Raya Kaji Peran Forkopimda Badung dalam Menjaga Stabilitas Daerah

Pemko Palangka Raya melalui Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Arbert Tombak. bersama rombongan disambut langsung oleh Plt Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukada.dan Kaban Kesbangpol Kabupaten Badung, I Nyoman Suendi beserta jajaran.

MONITOR KALTENG – PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya dan jajaran Forkopimda maupun sejumlah perangkat daerah dilingkup Pemko Palangka Raya, termasuk Ketua DPRD Palangka Raya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Badung Provinsi Bali, Selasa (16/12/2025).

Dalam lawatannya Pemko Palangka Raya melalui Sekretaris Daerah Kota Palangka Raya Arbert Tombak. bersama rombongan disambut langsung oleh Plt Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukada.dan Kaban Kesbangpol Kabupaten Badung, I Nyoman Suendi beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu Arbert mengatakan, bahwa kunjungan kerja ini dalam rangka kaji banding terkait peran dan dukungan Forkopimda dalam menjaga stabilitas di daerah.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Badung yang telah menerima kehadiran kami. Selain untuk bersilaturahmi, kunjungan kami ini untuk kaji banding bagamana peran dan dukungan Forkopimda Pemkab Badung dalam menjaga stabilitas di daerah,” ucapnya

Sekda berharap melalui kaji banding ini dapat membuahkan hasil yang baik. Khususnya  untuk diimplementasikan dan diadobsi bagi lingkungan Pemerintah Kota Palangka Raya

“Saya berharap hasil dari kaji banding ini akan jadi masukan buat kami untuk dapat diterapkan di lingkungan Pemko Palangka Raya,” harapnya.

Sementara itu Anak Agung menyampaikan, jika sejauh ini dalam menjaga stabilitas di daerah Pemkab Badung bersama Forkopimda terus berupaya menjaga dan merawat harmoni agar tetap berjalan.

“Ini sebagai modal dan menguatkan bahwa Bali ini aman,” ungkapnya.

Apalagi lanjut dia, Provinsi Bali, khususnya Kabupaten Badung sumber utama daerah atau pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata, maka gambaran stabilitas dan kondisi daerah harus terpancar dari pelayanan dan keamanan kondusifitas daerah

“Tentu senyuman kami masyarakat di Bali menjadi hal utama,” tuturnya.

Perlu diketahui tambah Anak Agung, sanksi adat di Provinsi Bali masih dikedepankan.

“Jadi lebih ditakuti dari pada sanksi yang ada selama ini. Sanksi adat sangat bersentuhan langsung dengan masyarakat,” tambahnya

Lebih dari itu imbuh Anak Agung, Pemkab Badung telah dan terus mensingronkan program pemerintah dengan kondisi dan hukum adat yang ada.

“Jadi banyak hal- hal yang bisa kerja samakan dalam pertemuan kunker ini, karena masing-masing sudah memiliki sudut pandang adat budaya,” pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page