MONITOR KALTENG – Palangka Raya – Kualitas pekerjaan pemavingan halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, mulai menuai sorotan. Pasalnya, meski proyek tersebut belum genap berusia satu bulan sejak selesai dikerjakan, sejumlah blok paving di halaman sekolah sudah terlihat mengalami ambles.
Pantauan Media di lokasi pada Minggu pagi, 1 Februari 2025, menunjukkan setidaknya terdapat dua titik paving block yang tampak turun dan tidak lagi rata dengan permukaan sekitarnya. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya terkait mutu pengerjaan proyek yang menelan anggaran ratusan juta rupiah tersebut.
Diduga, amblesnya paving block disebabkan oleh kurangnya material tanah urug yang digunakan sebagai lapisan dasar halaman sekolah. Dugaan tersebut menguat mengingat lokasi SDN 2 Petuk Katimpun berada di kawasan lahan gambut, yang secara karakteristik membutuhkan penanganan khusus serta pemadatan yang optimal agar konstruksi di atasnya tidak mudah mengalami penurunan.

Proyek pemavingan halaman sekolah ini diketahui dilaksanakan pada rentang waktu 13 November 2025 hingga 12 Desember 2025. Pekerjaan tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025 dengan nilai anggaran sekitar Rp199 juta.
Karena masih tergolong baru, papan informasi proyek pun masih terpasang jelas di halaman sekolah yang beralamat di Jalan AMD, Kelurahan Petuk Katimpun. Dalam papan proyek tersebut juga tercantum keterangan bahwa pekerjaan pemavingan masih berada dalam masa pemeliharaan selama enam bulan ke depan.
Kondisi ini diharapkan menjadi perhatian pihak pelaksana dan instansi terkait agar segera melakukan evaluasi dan perbaikan. Terlebih, halaman sekolah merupakan fasilitas penunjang aktivitas siswa dan tenaga pendidik, sehingga kualitas dan keamanannya perlu benar-benar dijamin agar tidak menimbulkan risiko di kemudian hari.
Sumber (Borneonews)
Redaksi (Gunawan)













