MONITOR KALTENG, SERUYAN – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Jalan Samudin RT 33 RW 01, Kelurahan Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir, Selasa (16/6/2026) dini hari. Dua unit rumah warga dilaporkan hangus dilalap si jago merah, sementara satu orang warga mengalami luka bakar dalam insiden tersebut.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 02.03 WIB. Berdasarkan laporan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan, informasi pertama diterima dari masyarakat dan langsung ditindaklanjuti oleh Regu I (65) yang sedang piket malam.
Petugas bergerak menuju lokasi pada pukul 02.05 WIB dan tiba tiga menit kemudian. Sesampainya di lokasi, personel Damkar langsung melakukan persiapan sekaligus operasi pemadaman untuk mencegah api merembet ke bangunan lain di kawasan padat penduduk tersebut.
Dua rumah yang terbakar diketahui milik Taci Wahung (78) dengan ukuran rumah 6 x 12 meter serta Matlim alias Amat Laba (46) berukuran 5 x 12 meter. Selain bangunan rumah, dua unit sepeda motor juga ikut hangus terbakar.
Korban luka bakar diketahui bernama Toni. Hingga kini kondisi korban masih dalam penanganan lebih lanjut. Sementara penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan pihak terkait.
Sebanyak 30 personel gabungan diterjunkan dalam proses pemadaman. Selain anggota Regu I, operasi juga dibantu personel Regu II, Regu III, staf kantor Damkar, serta unsur BPBD, TNI dan Polri.
Api akhirnya berhasil dikendalikan dan operasi pemadaman dinyatakan selesai pada pukul 04.13 WIB. Seluruh personel kembali ke posko sekitar pukul 04.17 WIB setelah memastikan lokasi dalam kondisi aman.
Ketua RT setempat, Muhlis, yang pertama melaporkan kejadian tersebut mengatakan warga sempat panik karena kobaran api dengan cepat membesar di tengah suasana malam yang gelap.
Akibat kejadian itu, total kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Seruyan mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api dalam kondisi aman sebelum beristirahat.(*As)













