KUALA PEMBUANG ll Monitor Kalteng ll – Pemerintah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, kembali melakukan rotasi jabatan struktural. Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik dan mengambil sumpah enam pejabat eselon III di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Seruyan, Sabtu (21/2/2026) pukul 15.00 WIB.
Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati H. Supian, unsur TNI-Polri, Kejaksaan Negeri Seruyan, Ketua PKK, serta para kepala SOPD. Prosesi berlangsung khidmat dan diawali pembekalan kepada ASN sebelum pengambilan sumpah jabatan.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa mutasi dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat kapasitas kelembagaan serta pembinaan karier aparatur. Ia juga menekankan pentingnya implementasi nilai ASN BerAKHLAK dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai sebagai upaya penyegaran dan peningkatan kinerja,” ujarnya.
Adapun Enam pejabat yang dilantik yakni, Noordiansyah, S.Pi (Sekretaris Bapperida), Mahmudah, S.Hut ( Kabag Persidangan dan Perundang-undangan Setwan), Roby Lesmana Gelian, S.E., M.M ( Sekretaris BKAD), Iwan Sumantri, S.P ( Kabag Administrasi Pembangunan Setda), Muhammad Yamani, S.T (Kabid Perekonomian, SDA dan Infrastruktur Bapperida), Sony Setya Rama, S.T ( Kabid Jasa Konstruksi Dinas PUPR).
Rotasi pada sektor perencanaan, pengelolaan keuangan, dan pengawasan jasa konstruksi dinilai memiliki dampak langsung terhadap arah pembangunan daerah, realisasi anggaran, serta penguatan tata kelola birokrasi.
Secara nasional, langkah rotasi pejabat struktural menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyelaraskan kinerja dengan prioritas pembangunan dan reformasi birokrasi. Namun efektivitasnya sangat bergantung pada indikator evaluasi kinerja yang objektif serta komitmen pejabat baru dalam menjalankan amanah.
Pelantikan ini dipandang sebagai momentum konsolidasi birokrasi di tingkat daerah, terutama dalam mendorong percepatan program pembangunan dan peningkatan layanan publik.
Penguatan fungsi perencanaan, administrasi pembangunan, hingga pengawasan jasa konstruksi menjadi kunci dalam memastikan program daerah berjalan tepat sasaran dan akuntabel.
Publik kini menantikan implementasi nyata dari rotasi tersebut—apakah mampu menghadirkan percepatan kinerja dan tata kelola yang lebih transparan, atau sekadar menjadi agenda rutin administrasi pemerintahan.
Acara pelantikan ditutup dengan sesi foto bersama dan berlangsung dalam suasana aman serta kondusif.(*As)













