Example 728x250

Ekonomi Palangka Raya Tumbuh 6,68 Persen, Wali Kota Fokus Dorong UMKM serta Penataan Kawasan Sungai

Wali Kota Palangka Raya dan Wakil Wali Kota Ahmad Zaini.

MONITOR KALTENG – PALANGKA RAYA — Ekonomi Kota Palangka Raya mencatatkan pertumbuhan impresif. Per triwulan tahun 2025, laju pertumbuhan ekonomi ibu kota Kalimantan Tengah ini menembus angka 6,68 persen, menempatkannya di jajaran empat besar kota dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia—melampaui rata-rata nasional.

“Pertumbuhan ekonomi Kota Palangka Raya 6,68 persen, tertinggi dan masuk empat besar secara nasional. Ini adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi semua pihak,” ujar Wali Kota Palangka Raya usai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya, Kamis (17/7/2025).

Ia menyebut capaian tersebut bukan hasil kerja satu-dua pihak semata, melainkan buah dari kolaborasi lintas level pemerintahan dari kota, provinsi, hingga pusat.

Meski geliat ekonomi kian terasa, Wali Kota menyadari tantangan ke depan tak kalah besar.

Pemerintah kota kini mulai menyasar sektor riil yang menyentuh langsung kehidupan warga khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Kami akan mendetailkan lagi program-program ke depan, termasuk peningkatan kualitas pelaku usaha seperti penyediaan tempat berjualan yang lebih layak, pasar modern, dan dukungan fasilitas lainnya,” katanya.

Salah satu rencana konkret adalah penataan kawasan bantaran sungai menjadi ruang publik yang bukan hanya estetis, tetapi juga produktif secara ekonomi.

Area ini disiapkan menjadi destinasi wisata baru sekaligus pusat aktivitas perdagangan warga.

Proyek ini akan didanai melalui APBD Kota dan Provinsi, serta diupayakan mendapat sokongan anggaran dari pemerintah pusat.

Langkah ini, menurut Wali Kota, bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat ekosistem UMKM dan menciptakan ruang usaha yang lebih nyaman dan strategis bagi para pedagang lokal. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page