Example 728x250

Akses Jalan Desa Selunuk Kembali Dibuka, Warga Apresiasi Keluarga Lise dan Eso

Monitor Kalteng – Kuala Pembuang — Akses jalan menuju Desa Selunuk, RT 06 RW 03, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, akhirnya kembali dibuka pada Jumat (4/7/2025), setelah sebelumnya sempat ditutup akibat sengketa lahan. Pembukaan kembali jalan tersebut disambut antusias dan penuh syukur oleh warga setempat.

Langkah ini terjadi setelah pelaporan resmi ke pihak berwenang mengenai penutupan jalan akibat konflik antara dua pihak keluarga. Mediasi pun dilakukan, yang akhirnya membuahkan hasil positif.

Seorang warga perwakilan RT 06 RW 03 Desa Selunuk, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan rasa terima kasih kepada keluarga Lise dan Eso yang telah bersedia membuka kembali jalan desa tersebut.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Lise dan Eso atas kebijaksanaan dan ketulusan mereka membuka kembali akses jalan desa yang kemarin sempat ditutup,” ujarnya kepada media melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 19.12 WIB.

Menurut keterangan warga tersebut, proses pembukaan jalan turut dihadiri oleh pihak keamanan, antara lain Kapospol Bangkal, personel TNI, Camat Seruyan Raya, serta masyarakat sekitar.

Lebih lanjut dijelaskan, penutupan jalan tersebut sejatinya merupakan langkah sementara guna mendorong keluarga Uni Sarjono (54) dan Sugianto (49) untuk bersedia dimediasi demi menyelesaikan persoalan lahan yang diperselisihkan.

Ia juga menepis informasi yang sempat beredar di masyarakat mengenai adanya permintaan uang atas nama keluarga Lise dan Eso. “Perlu ditegaskan bahwa keluarga Lise dan Eso tidak pernah menyuruh siapa pun untuk meminta uang kepada masyarakat. Bila pun ada, itu bukan atas sepengetahuan atau persetujuan mereka. Bahkan mereka merasa marah ketika mendengar hal tersebut,” katanya.

Warga desa menyampaikan apresiasi tinggi atas kelapangan hati keluarga Lise dan Eso, karena berkat dibukanya kembali akses jalan tersebut, aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.

“Dengan terbukanya jalan, kami bisa kembali beraktivitas seperti biasa, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat di sini,” ujarnya.

Ia juga berharap persoalan sengketa lahan antara kedua belah pihak dapat segera menemukan titik terang. “Kami berdoa agar Allah SWT memberikan jalan terbaik dalam penyelesaian masalah ini, agar semua berjalan damai dan lancar. Aamiin, aamiin, ya rabbal ‘alamiin,” pungkasny (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page