SERUYAN – MonitorKalteng.co.id- Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat di Kabupaten Seruyan. Polsek Danau Sembuluh bersama pemerintah daerah, TNI, BPBD, pemerintah desa, dan pihak perusahaan menggelar sosialisasi pencegahan Karhutla di Gedung PT Selonok Ladang Mas, Kecamatan Seruyan Raya, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dihadiri Camat Seruyan Raya Zainal Arifin, Kapolsek Danau Sembuluh IPTU Rakhmat Effendi, S.H., Danpos Ramil Seruyan Raya Serma Endartono, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Seruyan Abdul Gafur, Penjabat Kepala Desa Tabiku Cuandi, Kepala Desa Sembuluh I Abdul Sukur, Kepala Desa Sembuluh II Haris Subrata, serta jajaran manajemen dan staf PT Selonok Ladang Mas.
Kapolsek Danau Sembuluh IPTU Rakhmat Effendi menegaskan, sosialisasi tersebut merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, terutama memasuki musim yang rawan memicu kebakaran.
Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif dalam menghindari bencana Karhutla yang berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, kelestarian lingkungan, hingga aktivitas ekonomi.
“Kami mengimbau kepada seluruh pihak, baik perusahaan maupun masyarakat, untuk tidak melakukan pembakaran lahan. Kebakaran hutan dan lahan sangat merugikan banyak pihak, baik dari segi kesehatan, lingkungan, maupun ekonomi. Mari kita jaga lingkungan kita bersama,” tegas IPTU Rakhmat Effendi.
Sosialisasi tersebut juga menjadi wujud sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan sektor swasta dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Seruyan.
Melalui kegiatan ini, seluruh pihak diharapkan memahami pentingnya kepatuhan terhadap aturan terkait pembukaan lahan, sekaligus meningkatkan koordinasi dalam upaya deteksi dini dan penanganan apabila muncul titik api.
Polres Seruyan menegaskan bahwa pencegahan Karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat dan dunia usaha.
Dengan kolaborasi yang kuat, risiko kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Seruyan diharapkan dapat ditekan sehingga lingkungan tetap terjaga dan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman.
Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan lancar.(*As)













