SERUYAN, — Kapolres Seruyan, Beddy Suwendi, menegaskan komitmen tegas institusinya terhadap pemberantasan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan internal kepolisian. Dalam arahan kepada seluruh personel pada Minggu (3/5/2026), ia menekankan tidak ada ruang bagi anggota yang terlibat narkoba.
“Saya tidak ingin ada satu pun anggota yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Lebih baik kita melakukan pencegahan sejak dini daripada menyesal di kemudian hari,” ujar Beddy dalam arahannya.
Penegasan ini mencerminkan sikap zero tolerance yang diusung pimpinan Polres Seruyan. Pencegahan disebut sebagai langkah kunci untuk menjaga integritas institusi sekaligus melindungi masa depan personel.
Menurut Kapolres, keterlibatan anggota dalam narkoba tidak hanya merusak karier individu, tetapi juga mencoreng nama baik institusi dan menurunkan kepercayaan publik terhadap kepolisian. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran menjaga disiplin, menjauhi penyalahgunaan narkotika, serta saling mengingatkan di internal.
Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab moral setiap anggota, tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat dan keluarga. “Jaga diri, jaga keluarga, dan jaga nama baik institusi,” katanya.
Arahan tersebut menjadi bagian dari pembinaan internal yang rutin dilakukan untuk memastikan profesionalisme dan integritas personel tetap terjaga di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.
Langkah tegas ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Polres Seruyan tidak akan mentoleransi pelanggaran, khususnya yang berkaitan dengan narkoba, serta terus memperkuat upaya pencegahan sebagai prioritas utama….. (*As)













