MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA — Dewan Pimpinan Daerah Real Estate Indonesia (DPD REI) Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di sektor perumahan. Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Aquarius Boutique Hotel, Kamis (23/4/2026).
Program CSR kali ini difokuskan pada peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan total nilai bantuan mencapai Rp200 juta.
Sebanyak 10 unit rumah menjadi sasaran program, dengan masing-masing menerima bantuan rata-rata sekitar Rp20 juta. Data penerima manfaat diperoleh dari Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Ketua DPD REI Kalteng, Asani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara REI dan Pemerintah Kota Palangka Raya.
Ia menegaskan bahwa fokus utama program adalah membantu masyarakat yang tinggal di hunian tidak layak agar mendapatkan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
“Data penerima berasal dari Dinas Perkim, dan kami memastikan bantuan tepat sasaran dengan fokus pada perbaikan RTLH,” ujarnya.
Asani juga memaparkan rekam jejak kegiatan sosial REI dalam tiga tahun terakhir, di antaranya renovasi tiga unit rumah dengan total anggaran Rp75 juta yang tersebar di Palangka Raya dan Pulang Pisau.
Selain itu, REI juga aktif menyalurkan berbagai bantuan sosial, seperti penanganan korban kebakaran, bantuan banjir, kegiatan Ramadan, hingga dukungan bagi komunitas.
“Program sosial ini akan terus berlanjut sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, yang diwakili Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Samsul Rizal, menyampaikan apresiasi atas kontribusi REI dan para pemangku kepentingan lainnya, termasuk BP3KP.
Menurutnya, program CSR ini tidak hanya berdampak pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat dalam menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Rumah layak huni sangat penting karena berpengaruh pada kesehatan, produktivitas, serta martabat masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Palangka Raya dalam mewujudkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh warga.
Program ini dinilai sejalan dengan agenda nasional, khususnya dalam mendukung program pembangunan tiga juta rumah.
Pemerintah Kota berharap sinergi antara pemerintah dan sektor swasta seperti REI dapat terus diperkuat guna memperluas manfaat bagi masyarakat.
“Kolaborasi seperti ini sangat penting dan diharapkan dapat terus berlanjut ke depannya,” pungkasnya. (red)













