Example 728x250

Lantik 106 Pejabat Pemkab Seruyan, Ahmad Selanorwanda Tekankan Kepemimpinan yang Melayani

MONITOR KALTENG, SERUYAN — Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda melantik dan mengambil sumpah janji jabatan 106 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, Kalimantan Tengah, Senin (12/10/2026).

Dalam pelantikan tersebut, Bupati menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, integritas, dan hasil kerja nyata.

Pelantikan berlangsung di Aula Gedung Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus mendorong perubahan budaya kerja aparatur sipil negara (ASN) agar semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Bupati Ahmad Selanorwanda memimpin langsung prosesi pelantikan, didampingi istri Welduline Selanorwanda. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Seruyan H. Supian, Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Seruyan dr. Bahrun Abbas, Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi, unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), serta sejumlah undangan.

Dalam sambutannya, Ahmad Selanorwanda menegaskan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremoni atau pergantian posisi dalam struktur organisasi pemerintahan. Lebih dari itu, jabatan merupakan amanah yang menuntut tanggung jawab, integritas, dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Wanda berharap penerapan konsep servant leadership atau kepemimpinan yang melayani mampu melahirkan pemimpin yang tidak hanya cakap dalam urusan administratif, tetapi juga memiliki kepedulian, integritas, serta komitmen kuat untuk mengutamakan kepentingan masyarakat.

Menurutnya, pemimpin di lingkungan pemerintahan harus mampu menempatkan pelayanan sebagai prioritas utama, sekaligus memastikan setiap kebijakan dan program kerja memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Momentum ini menjadi ujian bagi para pejabat yang dilantik untuk membuktikan kapasitas, integritas, serta kemampuan dalam menerjemahkan kebijakan pemerintah menjadi program kerja yang berdampak nyata bagi masyarakat,” tuturnya.

Ahmad Selanorwanda juga menyoroti pentingnya perubahan budaya kerja untuk meningkatkan efektivitas organisasi pemerintahan. Para pejabat dituntut tidak hanya menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga mampu membangun lingkungan kerja yang kolaboratif, mendorong inovasi, dan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah.

Langkah tersebut dinilai penting agar pelaksanaan program pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat Kabupaten Seruyan.

Di tengah tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik, setiap pejabat harus mampu menunjukkan profesionalisme, kedisiplinan, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing.

“Di tengah tuntutan terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, para pejabat dituntut mampu bekerja secara profesional, disiplin, dan bertanggung jawab. Mereka juga diharapkan memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah agar pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran,” tambah Wanda.

Pesan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan birokrasi tidak cukup diukur dari pelaksanaan kegiatan administratif, tetapi juga dari kemampuan aparatur menghasilkan perubahan dan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah janji terhadap 106 pejabat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Seruyan. Para pejabat yang dilantik diharapkan segera menjalankan tugas, membangun sinergi dengan jajaran kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan pada perangkat daerah masing-masing.

Tantangan berikutnya adalah memastikan semangat kepemimpinan yang melayani tidak berhenti pada pidato pelantikan, tetapi diwujudkan melalui kinerja yang terukur, pelayanan yang semakin baik, serta kebijakan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, jabatan yang dipercayakan harus menjadi sarana untuk bekerja dan menghasilkan perubahan, bukan sekadar kedudukan dalam struktur birokrasi.

Pelantikan 106 pejabat tersebut diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat birokrasi Pemkab Seruyan yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik. Pada akhirnya, keberhasilan kepemimpinan akan dinilai dari hasil kerja dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.*(As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page