Example 728x250

Gubernur Pastikan SMAN 1 Cempaga yang Terbakar Segera Dibangun Kembali

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran meninjau langsung kondisi SMAN 1 Cempaga yang mengalami kebakaran di Jalan Tjilik Riwut Km 28, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (3/10/2026). foto Ist.

MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran meninjau langsung kondisi SMAN 1 Cempaga yang mengalami kebakaran di Jalan Tjilik Riwut Km 28, Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur, Sabtu (3/10/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat langsung dampak kebakaran sekaligus memastikan penanganan terhadap fasilitas pendidikan yang terdampak dapat segera dilakukan.

Kebakaran terjadi pada Minggu dini hari, 27 September 2026, sekitar pukul 02.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan dan berdampak terhadap aktivitas belajar mengajar siswa.

Saat berada di lokasi, Agustiar memastikan Pemerintah Provinsi Kalteng akan bergerak cepat menangani dampak musibah tersebut. Ia menegaskan, karena jenjang SMA berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalteng, pembangunan kembali bangunan sekolah yang terbakar akan segera dilaksanakan.

“Memang benar SMA berada di bawah kewenangan provinsi. Bangunan yang terbakar ini akan segera kami bangun kembali tahun 2026 ini,” tegas Gubernur.

Menurut Agustiar, proses penanganan tidak boleh berlangsung berlarut-larut. Percepatan pembangunan diperlukan agar para siswa dan guru dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam kondisi yang aman dan layak.

“Kondisinya sangat genting. Saat ini kita harus bergerak cepat,” katanya.

Peninjauan langsung tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Kalteng memastikan dampak kebakaran tidak mengganggu keberlangsungan pendidikan para siswa.

Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen agar fasilitas pendidikan yang mengalami kerusakan segera ditangani, sehingga proses pembelajaran dapat kembali berjalan secara optimal dan siswa tetap mendapatkan layanan pendidikan yang layak. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page