Example 728x250

Antrean Mengular di SPBU Palangka Raya, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman dan Distribusi Dioptimalkan

MONITOR KALTENG, PALANGKA RAYA – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kota Palangka Raya tetap dalam kondisi aman meski terjadi peningkatan antrean kendaraan di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir.

Untuk menjaga kelancaran penyaluran, Pertamina terus mengoptimalkan distribusi BBM dari Fuel Terminal Pulang Pisau ke seluruh SPBU di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya. Pengaturan suplai dilakukan secara berkala guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, baik untuk BBM jenis Pertalite maupun Pertamax.

Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan antrean kendaraan terjadi akibat tingginya konsumsi BBM secara bersamaan, bukan karena adanya kelangkaan stok.

“Stok BBM di SPBU wilayah Palangka Raya dalam kondisi tersedia dan aman. Kami terus melakukan penyesuaian jadwal distribusi agar penyaluran berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” kata Edi, Kamis (7/5/2026).

Ia menjelaskan, meningkatnya aktivitas pengisian kendaraan dalam waktu singkat menyebabkan mobilitas di sejumlah SPBU menjadi lebih padat. Selain itu, proses distribusi dari Fuel Terminal hingga ke SPBU juga memerlukan waktu, termasuk tahapan bongkar muat dan penambahan suplai saat terjadi lonjakan permintaan.

Menurutnya, Pertamina telah menyiapkan langkah percepatan distribusi untuk SPBU yang mengalami peningkatan konsumsi agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Jika ada SPBU yang mengalami kenaikan permintaan cukup tinggi, tambahan pasokan akan segera dikirim sesuai kebutuhan masing-masing lokasi,” ujarnya.

Selain mengoptimalkan distribusi, Pertamina juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan, dan aparat kepolisian guna membantu pengaturan antrean kendaraan di area SPBU agar tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas.

Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan dan tetap melakukan pengisian sesuai kebutuhan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga pemerataan distribusi energi di tengah tingginya konsumsi masyarakat.

“Kami terus berupaya menjaga kelancaran distribusi energi di Kalimantan Tengah melalui sinergi bersama berbagai pihak. Untuk informasi maupun pengaduan layanan, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135,” tutup Edi.(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page