Example 728x250

FGD Sespimmen Polri di Palangka Raya Bahas Optimalisasi Penanggulangan Illegal Logging.

Diskusi menghadirkan materi utama yang disampaikan oleh Kompol Asharie Prawira Mulya, S.I.K., M.M. selaku peserta didik Sespimmen Polri

MONITOR KALTENG, Palangka Raya — Ditreskrimsus Polda Kalimantan Tengah menggelarkan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bertema aktualisasi kepemimpinan peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Dikreg ke-66 Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan yang berlangsung di ruangan Command Center Ditreskrimsus Polda Kalteng pada tanggal 13 Februari 2026 ini menitikberatkan pada strategi optimalisasi penanggulangan tindak pidana illegal logging guna mencegah kerusakan lingkungan serta mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

Diskusi menghadirkan materi utama yang disampaikan oleh Kompol Asharie Prawira Mulya, S.I.K., M.M. selaku peserta didik Sespimmen Polri yang menyoroti pentingnya kepemimpinan adaptif dalam menghadapi kejahatan lingkungan. Ia menekankan bahwa praktik illegal logging tidak hanya berdampak pada kerusakan ekosistem, tetapi juga berpotensi memicu gangguan sosial dan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pendekatan penegakan hukum harus diiringi dengan kolaborasi lintas sektor, pemanfaatan teknologi, serta penguatan peran masyarakat dalam pengawasan hutan. Upaya tersebut dinilai krusial untuk membangun sistem pencegahan yang berkelanjutan dan efektif.

Forum diskusi berlangsung interaktif dengan melibatkan peserta didik Sespimmen yang membedah studi kasus serta merumuskan langkah-langkah strategis di lapangan. Hasil FGD diharapkan menjadi rekomendasi operasional yang dapat diterapkan dalam tugas Kepolisian, khususnya dalam penanganan kejahatan kehutanan.

Melalui kegiatan ini, jajaran Kepolisian berkomitmen memperkuat kapasitas kepemimpinan dan profesionalisme personel dalam menjaga kelestarian lingkungan. Sinergi antara aparat penegak hukum dan pemangku kepentingan diharapkan mampu menciptakan stabilitas kamtibmas sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan di wilayah Kalimantan Tengah.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page